IND | ENG
DarkMarket, Pasar Daring Ilegal Dark Web Ditutup Europol

Ilustrasi | Foto: pixy.org

DarkMarket, Pasar Daring Ilegal Dark Web Ditutup Europol
Andi Nugroho Diposting : Rabu, 13 Januari 2021 - 16:33 WIB

Cyberthreat.id Europol, badan kepolisian Uni Eropa, mengumumkan, pada Selasa (12 Januari 2021) telah menutup DarkMarket, pasar daring terbesar di dunia yang menawarkan barang-barang ilegal.

Penutupan tersebut hasil operasi gabungan yang melibatkan polisi Jerman, Australia, Denmark, Moldova, Ukraina, Badan Kejahatan Nasional Inggris (NCA), dan Biro Investigasi Federal AS (FBI).

Menurut laporan The Hacker News, diakses Rabu (13 Januari), saat ditutup DarkMarket diyakini memiliki 500.000 pengguna dan lebih dari 2.400 pelapak.

Selain itu, dengan lebih dari 320.000 transaksi, platform daring tersebut diprediksi telah menghasilkan nilai transfer lebih dari 4.650 Bitcoin dan 12.800 Monero—total diperkirakan sekitar US$ 170 juta.

DakrMarket selama ini dikenal menawarkan penjualan obat-obatan, uang palsu, informasi kartu kredit curian atau palsu, kartu SIM anonim, dan perangkat lunak jahat (malware) untuk senjata peretasan.

Operasi intelijen selama berbulan-bulan itu juga menangkap seorang warga negara Australia berusia 34 tahun di dekat perbatasan Jerman-Denmark selama akhir pekan lalu dengan tuduhan sebagai dalang di balik DarkMarket.

Aktivitas DarkMarket sebelumnya terungkap dalam penyelidikan besar-besaran terhadap layanan web hosting CyberBunker—dikenal juga sebagai “rumah” dari situs web The Pirate Bay dan WikiLeaks.

Polisi menyita lebih dari 20 server di Moldova dan Ukraina yang selama ini dipakai operasio DarkMarket.

DarkMarket mungkin telah dimatikan, tetapi pasar bawah tanah seperti Joker Stash terus menjadi sarang untuk perdagangan perangkat lunak berbahaya.

Sebelumnya, Dream Market, pasar web gelap teratas lainnya, mengakhiri operasinya pada April 2019, dan operasi polisi yang dipimpin Europol juga menutup Wall Street Market dan Silkkitie (dikenal sebagai Valhalla Marketplace) pada Mei 2019.

Pasar Wall Street kala itu memiliki 1,15 juta pengguna dan 5.400 penjual obat-obatan, malware, dan barang ilegal lainnya.

Pada Agustus 2020, Empire Market, pasar darknet yang populer untuk membeli dan menjual obat-obatan, secara misterius tak bisa diakses.[]

#darkmarket   #darkweb   #kejahatansiber   #europol   #ancamansiber   #malware

Share:




BACA JUGA
Awas, Serangan Phishing Baru Kirimkan Keylogger yang Disamarkan sebagai Bank Payment Notice
Malware Manfaatkan Plugin WordPress Popup Builder untuk Menginfeksi 3.900+ Situs
CHAVECLOAK, Trojan Perbankan Terbaru
BSSN Selenggarakan Workshop Tanggap Insiden Siber Sektor Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata
Paket PyPI Tidak Aktif Disusupi untuk Menyebarkan Malware Nova Sentinel