
Aplikasi Voyager
Aplikasi Voyager
Cyberthreat.id - Platform pialang mata uang kripto (cryptocurrency) asal Kanada, Voyager, mengumumkan telah mengalami serangan siber yang menargetkan konfigurasi DNS. Akibatnya, perdagangan terpaksa dihentikan sementara sejak kemarin.
Dilansir dari BleepingComputer.com, Voyager Digital LLC adalah pialang mata uang kripto yang memungkinkan investor untuk memperdagangkan aset menggunakan aplikasi seluler Voyager. Voyager telah berkembang pesat tahun ini dengan pertumbuhan 40 kali dalam 12 bulan dan mengelola aset senilai US$ 200 juta.
Kemarin, platform perdagangan Voyager tiba-tiba ditutup dengan pengumuman,"saat ini sedang dalam pemeliharaan."
Tak lama kemudian, situasi menjadi lebih jelas ketika Voyager mengumumkan bahwa platform perdagangan uang kriptonya mengalami serangan siber yang menyebabkan perusahaan harus menghentikan sementara perdagangan.
"Dana dan keamanan pelanggan adalah hal terpenting bagi Voyager. Sementara semua dana dan kripto aman, kami harus menghentikan sementara perdagangan di platform dan kami dengan tulis meminta maaf atas ketidaknyamana ini dan berterima kasih kepada klien kami atas kesabarannya," kata Steve Ehrlich, Co-founder dan CEO Voyager dalam siaran persnya.
"Kami menangkap upaya penyusupan dengan cepat dan segera menonaktifkan sistem untuk melindungi aset dan informasi pelanggan," tambahnya.
Setelah meyakini serangan itu bisa diatasi, aplikasi Voyager kembali online. Sebagai tindakan antisipasi, perusahaan mengeluarkan semua pengguna dari aplikasi (logout) dan menyarankan mereka menyetel ulang kata sandi dan mengonfigurasi otentikasi dua faktor (2FA).
Tidak banyak detail lain yang dibagikan, kecuali sebuah petunjuk yang menyatakan penyerang menargetkan konfigurasi DNS.[]
Share: