IND | ENG
Vanessa, Qomar, dan Felix Siauw: Mana Terpopuler di Google?

Dari kiri: Felix Siauw (akun Instagram), Vanessa Angel (uzone.id), dan Nurul Qomar (bintang.com)

Vanessa, Qomar, dan Felix Siauw: Mana Terpopuler di Google?
Andi Nugroho Diposting : Kamis, 27 Juni 2019 - 12:27 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id - Indonesia mengalami tahun politik sepanjang tahun sejak 2014. Pertikaian dua kubu antara pendukung Jokowi dan Prabowo Subianto tak pernah surut. Media sosial adalah padang kurusetra yang tak pernah berhenti bergemuruh.

Penyebaran hoaks atau kabar bohong, termasuk konten-konten ujaran kebencian, seperti dilaporkan Kementerian Kominfo, juga paling dominan adalah isu politik. Tujuannya jelas memprovokasi dan mempengaruhi opini publik.

Seolah-olah kehidupan sosial publik Indonesia, khususnya warganet baik di media sosial maupun grup-grup aplikasi pesan instan, adalah mengurusi soal politik saja. Tidak ada kehidupan lain yang diperhatikan. Padahal, ada ruang lain yang juga perlu dipantau seperti defisit neraca perdagangan; ketika timbangan impor lebih berat daripada ekspor. Sampai-sampai Presiden Jokowi menyebut hal itu sebagai: persoalan besar.

Warganet Indonesia memang paling bisa memainkan topik pembicaraan. Lepas dari itu adalah permainan akun bot (mesin), tapi semburan topik yang nge-tren (entah rekayasa atau bukan) langsung disambut dan bergulir menjadi tagar, meme, atau video parodi. Dan, viral!

Di tengah berita politik yang memanas, ada tiga kabar yang sebetulnya jika itu tidak berbarengan muncul bakal bikin "geger" medsos Indonesia. Artinya, pilihan ini bisa menjadi perbincangan di warganet di medsos dari yang serius hingga olok-olok.

Pertama, sidang putusan aktris Vanessa Angel yang didakwa dalam kasus pornografi. Padahal, awalnya Vanessa ditangkap dan disangkakan waktu itu dengan pasal prostitusi. Di tengah jalan penyelidikan dan pembacaan dakwaan, ternyata jaksa mencabut pasal prostitusi. Rabu (25 Juni 2019), Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur, menjatuhkan lima bulan penjara dipotong masa tahanan kepada Vanessa. Putusan ini lebih rendah dibandingkan tuntutan JPU selama tujuh bulan.

Kedua, pelawak Nurul Qomar ditahan Mapolres Brebes, Jawa Tengah pada Senin (24 Juni 2019). Penahanan anggota grup lawak “Empat Sekawan” yang tenar di era 1990-an itu lantaran kasus dugaan pemakaian ijazah palsu S2 dan S3. Ia dituding memalsukan ijazah sebagai syarat mencalonkan diri sebagai Rektor Universitas Muhadi Setiabudhi (Umus). Qomar sempat menjadi Rektor Umus selama 8-9 bulan sejak dilantik pada Februari 2017, tapi akhirnya mengundurkan diri pada November 2017 karena masalah internal kampus. Mengapa lama prosesnya? Kepolisian Brebes menyebut bahwa mantan anggota DPR 2009-2014 itu tak kooperatif dan tak memenuhi pangilan polisi.

Ketiga, ustad muda Felix Siauw adalah sosok yang paling bisa menciptakan trending topic jagat Twitter. Bila tidak ada berita politik yang memanas, warganet tak jarang juga bisa “membikin” ustad satu muncul ke permukaan. Seperti Rabu kemarin, Felix Siauw didemo oleh massa Banser NU DKI Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta. Banser memprotes kehadiran Felix sebagai penceramah di Masjid Fatahillah, Balai Kota. Alasannya, Felix adalah tokoh Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), organisasi yang dilarang pemerintah. HTI memang newsmaker apalagi di era sekarang yang mudah sekali mempolarisasi paham radikal dan moderat.

Lalu, dari ketiga itu di tengah isu sidang MK, mana yang lebih populer ditangkap Google?

Selama sepekan terakhir, sejak tanggal 20 Juni lalu, topik Vanessa Anggel paling tinggi dicari di Google dibandingkan dua sosok lain. Google Trends mencatat penelusuran itu berkisar dari 25-100 poin.

Statistik Vanessa tampak lebih stabil sepanjang sepekan ini dibanding lainnya. Persaingan ketiganya baru terlihat mulai tanggal 25 Juni sore hingga 27 Juni pagi.

Ketika kabar Qomar ditahan pada 25 Juni, pencari Google langsung mencapai puncaknya 100 poin pada hari itu hingga malam hari, setelah itu menurun hingga hari ini.

Pada hari berikutnya, 26 Juni, pada siang hari, Vanessa dan Felix Siauw mulai merangkak naik dan berkompetisi. Namun, Vaness tetap yang paling banyak dicari hingga 100 poin hingga pukul 00.00, sedangkan Felix paling banter hanya di 65 poin.

Perbandingan statistik Vanessa Angel (biru), Nurul Qomar (merah), dan Felix Siauw (kuning). Sumber: Google Trends

Asal Peminat Kueri

Para peminat topik Vanessa ternyata diakses palingg tinggi dari Nusa Tenggara Timur, Gorontalo, Papua Barat, Sulawesi Barat, dan Maluku. Sementara, kueri teratas berkaitan tentang Vanessa, antara lain “angel”, “vanessa angel”, “vanessa vanessa angel,” vanesa”, dan vanesa angel.

Secara bahasa, definisi kueri adalah sekumpulan instruksi khusus untuk mengekstraksi data dari pangkalan data, tapi berkaitan Google Trend, kueri lebih dimaksud pada istilah yang sedang ditelusuri warganet.

Berita Qomar ditahan paling diminati secara wilayah, antara lain dari Kepulauan Bangka Belitung, Yogyakarta, Banten, Jawa Barat, dan DKI Jakarta. Kueri teratas yang terkait terbanyak dicari, antara lain “pelawak nurul qomar”, “nurul qomar”, “pelawak qomar ditahan”, dan “qomar ditahan”.

Sementara, berkaitan Felix Siauw mendapat perhatian dari wilayah DKI Jakarta, Banten, Yogyakarta, Aceh, dan Jawa Timur. Kueri teratas yang berkaitan, antara lain “ustadz felxi siauw”, “felix siauw hti”, “hti”, “ceramah felix siauw”, dan “ustad felix siauw.”

Catatan: nilai kueri bisa berubah-ubah tiap waktu. Dalam tulisan ini Cyberthreat.id mencatat perkembangan dari pukul 11.00-12.00 WIB.

#vanessaangel   #nurulqomar   #felixsiauw   #google   #googletrends

Share:




BACA JUGA
Google Mulai Blokir Sideloading Aplikasi Android yang Berpotensi Berbahaya di Singapura
Google Penuhi Gugatan Privasi Rp77,6 Triliun Atas Pelacakan Pengguna dalam Icognito Mode
Malware Menggunakan Eksploitasi MultiLogin Google untuk Pertahankan Akses Meski Kata Sandi Direset
Google Cloud Mengatasi Kelemahan Eskalasi Hak Istimewa yang Berdampak pada Layanan Kubernetes
Penting: Kerentanan Zero-Day Chrome Terbaru yang Dieksploitasi di Alam Liar – Upadate-ASAP