
Habana Labs | Foto: ciobulletin.com
Habana Labs | Foto: ciobulletin.com
Cyberthreat.id – Pengembang prosesor kecerdasan buatan (AI) Habana Labs mengalami serangan siber ransomware yang menyebabkan datanya dicuri dan dibocorkan oleh peretas.
Habana Labs adalah perusahaan asal Israel yang menciptakan teknologi untuk mempercepat beban kerja AI di pusat data. Intel membeli perusahaan tersebut pada Desember 2019 seharga US$ 2 miliar (Rp 28 triliun).
Menurut BleepingComputer, diakses Selasa 15 Desember 2020), serangan tersebut dilakukan oleh peretas Pay2Key. Pasalnya, pada Minggu (13 Desember, peretas membocorkan data yang diduga milik Habana Labs di situs webnya di dark web.
Data tersebut mencakup informasi akun domain Windows, informasi zona DNS untuk domain, dan daftar file dari sistem tinjauan kode pengembangan Gerrit. Selain itu, Pay2Key juga mempublikasikan dokumen bisnis dan gambar kode sumber.
Berita Terkait:
Seperti diketahui, peretas ransomware terkenal dengan menyandera data milik korban. Sebelum mengunci data di sistem komputer korban, mereka telah mengambil data tersebu. Selanjutnya, mereka bersiap mempublikasikan data curian itu di situs web atau forum dark web sebagai ancaman agar perusahaan segera membayar uang tebusan jika ingin data tidak tersebar luas.
Pay2Key di situs kebocoran data itu mengatakan Habana Labs memiliki tenggang waktu 72 jam. Namun, sejauh ini belum ada kepastian tuntutan apa yang diajukan peretas ke perusahaan.
Serangan tersebut tampaknya tidak untuk mendapatkan keuntungan finansial bagi pelaku Pay2Key, tapi untuk menimbulkan kerusakan bagi bisnis Israel.
Habana Labs belum mengomentari terkait hal tersebut.
Pada November 2020, perusahaan keamanan siber Israel, Check Point dan Profeoro juga menyatakan bahwa Pay2Key telah menyerang bisnis di Israel.
Profero menuding kuat aktor Pay2Key berasal dari Iran berdasarkan pelacakan terhadap dompet pembayaran tebusan grup yang mengarahkan ke bursa bitcoin Iran.
Baru-baru ini perusahaan asuransi Israel, Shirbit, juga mengalami serangan siber yang mirip dengan Pay2Key.[] (Baca: Perusahaan Asuransi Israel Dihantam Hacker Black Shadow, Minta Tebusan 50 Bitcoin)
Redaktur: Andi Nugroho
Share: