IND | ENG
Dituding Dalangi Serangan Siber Serius ke Lembaga Pemerintah AS, Begini Reaksi Rusia

Ilustrasi via Threat Post

Dituding Dalangi Serangan Siber Serius ke Lembaga Pemerintah AS, Begini Reaksi Rusia
Yuswardi A. Suud Diposting : Senin, 14 Desember 2020 - 18:18 WIB

Cyberthreat.id - Sejumlah badan pemerintah federal Amerika Serikat, termasuk Departemen Keuangan dan Perdagangan, dilaporkan menjadi target peretas dengan menyusup ke sistem komputer sebagai bagian dari kampanye spionase dunia maya global. Laporan sejumlah media Amerika menyebut pelaku peretasan diyakini pekerjaan pemerintah Rusia.

Laporan Reuters menyebutkan bahwa peretasan itu terjadi dalam skala yag sangat serius sehingga membuat Dewan Keamanan Nasional menggelar pertemuan di Gedung Putih pada Sabtu lalu.

Namun, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menepis tuduhan bahwa pemerintah Rusia berada di balik serangan itu.

"Sekali lagi, saya dapat menolak tuduhan ini dan sekali lagi saya ingin mengingatkan Anda bahwa Presiden (Vladimir) Putin yang mengusulkan agar pihak Amerika setuju dan menyimpulkan perjanjian (dengan Rusia) tentang keamanan dunia maya," kata Peskov, seraya menambahkan bahwa Washington telah tidak menanggapi tawaran tersebut.

“Adapun sisanya, jika telah terjadi serangan selama berbulan-bulan, dan Amerika tidak bisa berbuat apa-apa, mungkin tidak ada gunanya menyalahkan Rusia tanpa alasan. Kami tidak ada hubungannya dengan itu," ujarnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kelompok peretas menyusup ke sistem jaringan sejumlah lembaga pemerintah Amerika Serikat, setelah membobol jaringan SolarWinds, lalu menyebarkan pembaruan perangkat lunaknya, Orion, kepada pelanggan baik perusahaan maupun jaringan pemerintah, padahal isinya perangkat lunak jahat (malware).

Dilansir dari The Wall Street Journal, badan intelijen Rusia diduga berada di balik peretasan jaringan pemerintah AS — di mana beberapa komunikasi internal diyakini telah dicuri — dan operasi tersebut terkait dengan pelanggaran dunia maya yang diungkapkan minggu lalu oleh firma keamanan siber yang berbasis di AS, FireEye.

Mengutip sumber anonim, The Wall Street Journal menyebutkan operasi peretasan tersebut itu mengekspos ratusan ribu jaringan pemerintah dan perusahaan pada potensi risiko dan membuat khawatir pejabat keamanan nasional di pemerintahan Trump serta eksekutif di FireEye. Serangan kali ini dinilai jauh lebih signifikan daripada kasus spionase dunia maya yang pernah terjadi sebelumnya.

Sementara mereka yang akrab dengan peretasan tidak dapat secara tepat menentukan cakupannya atau kerusakan yang diakibatkan pada pemerintah AS, beberapa menggambarkannya sebagai salah satu serangan siber yang paling berpotensi mengkhawatirkan selama bertahun-tahun, karena hal itu mungkin memungkinkan Rusia untuk mengakses informasi sensitif dari lembaga pemerintah, kontraktor pertahanan, dan industri lainnya.

Satu orang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan bahwa kampanye tersebut bernilai “10” dengan skala satu sampai 10, dalam hal kemungkinan tingkat keparahan dan dampak terhadap keamanan nasional.

Departemen Perdagangan mengonfirmasi dalam sebuah pernyataan bahwa salah satu biro telah dilanggar dan  mereka bekerja dengan mitra federal, termasuk Biro Investigasi Federal, untuk menyelidiki masalah tersebut, tetapi menolak berkomentar lebih lanjut. Peretasan sistem Perdagangan termasuk Administrasi Telekomunikasi dan Informasi Nasional, sebuah unit yang menangani masalah kebijakan teknologi, kata orang yang mengetahui masalah tersebut.

FBI mengatakan pihaknya mengetahui pelaporan publik tentang peretasan tersebut dan "terlibat secara tepat", tetapi menolak memberikan komentar lebih lanjut. Departemen Keuangan tidak menanggapi permintaan komentar, begitu pula juru bicara FireEye.

Kedutaan Besar Rusia di Washington membantah bertanggung jawab dan mengatakan tuduhan itu adalah "upaya tidak berdasar dari media AS untuk menyalahkan Rusia."

Para peretas dapat menyusup ke sistem lembaga pemerintah serta FireEye melalui pembaruan perangkat lunak berbahaya yang diperkenalkan dalam produk dari SolarWinds Inc., sebuah perusahaan manajemen jaringan AS, menurut perusahaan dan orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.[]

#rusia   #hacker   #solarwinds

Share:




BACA JUGA
Microsoft Ungkap Aktivitas Peretas Rusia Midnight Blizzard
Penjahat Siber Persenjatai Alat SSH-Snake Sumber Terbuka untuk Serangan Jaringan
Peretas China Beroperasi Tanpa Terdeteksi di Infrastruktur Kritis AS selama Setengah Dekade
Google Cloud Mengatasi Kelemahan Eskalasi Hak Istimewa yang Berdampak pada Layanan Kubernetes
Serangan siber di Rumah Sakit Ganggu Pencatatan Rekam Medis dan Layanan UGD