IND | ENG
Setelah Viral di Twitter, Bank BNI Syariah Kembalikan Uang Nasabah yang Raib Rp20 Juta

Ilustrasi BNI Syariah

Setelah Viral di Twitter, Bank BNI Syariah Kembalikan Uang Nasabah yang Raib Rp20 Juta
Yuswardi A. Suud Diposting : Jumat, 11 Desember 2020 - 23:20 WIB

Cyberthreat.id - Seorang nasabah BNI Syariah di Yogyakarta akhirnya bisa bernafas lega setelah pihak bank menyatakan bersedia menggantikan uangnya yang raib di rekening senilai Rp20 juta. Kepastian itu diperoleh setelah nasabah bernama Sigi Kanindya itu mengunggah kasus yang dialaminya di Twitter.

Sigi pun berterima kasih atas perhatian netizen di Twitter yang membuat kasusnya mendapat atensi dari pihak bank.

"Aku sejujurnya bingung harus apa, setelah liat korban lain yang aku udh pernah kontak ngeshare info di Twitter, akhirnya aku juga ikut share. Harapanku supaya orang lain lebih aware dan jujur dg sedikit harapan kali kali ada orang BNI Syariah tau dan mempercepat follow up issuenya," tulis Sigi di Twiter dengan akun @sigikanin  pada Jumat malam (11 Dssember 2020).

Awalnya, Sigi mengunggah kasus yang dialaminya pada 10 Desember 2020. Katanya, uang di rekeningnya berkurang bertahap dalam dua hari pada 5-6 Desember lalu. Di rekening koran terlihat penarikan terjadi di Palembang.

"Nomor kartu ATM yang digunakan dan yang aku pegang itu sama. Ini jadi tameng mba CS BNI, bilangnya, kalo dilihat sistem kami ini sepeti mba Sigi yg melakukan transaksi. Jd kami usahakan utk investigasi lebih lanjut," kata Sigi.

Sigi bilang, dia sempat kesal mendapat jawaban itu. Seharusnya, kata dia, pihak bank bisa mengecek dari CCTV di ATM tempat uangnya ditarik di Palembang.

"Pertanyaanku, ini para nasabahnya yang ga waspada atau memang sistem BNI dan atm-atm nya yang kurang baik? Aku masih berdoa supaya uangnya dikembalikan dgn utuh dan minta doa dr yg baca, karena, yaaa kaliii, kan kita nitipin uang ke bank terus karena ada pembobolan yg bukan salah nasabah tp uangnya ga dikembaliin," tambah Sigi.

Setelah ceritanya viral, pihak bank pun menghubungi Sigi.

"Masuk ke siang harinya, perkembangan threadku meningkat banget dgn segala feedbacknya. Dan ada cs lain yg ngehubungin aku dan bilang kalo laporanku udah sampe pusat. Bahkan mereka juga tau tentang apa yg aku tulis di twitter," tulis Sigi di Twitter pada Jumat malam.

Sorenya, tambah Sigi, pihak BNI Syariah mengabarkan bahwa dirinya menjadi korban skimming dan memastikan uangnya akan dikembalikan 100 persen karena bukan kesalahan nasabah.

"Selain menjelaskan bahwa kasusku ini skimming, mereka juga minta maaf karena jawaban dr cs tidak memuaskan dan ngebuat si nasabah, yaitu aku, malah jadi meragukan pertanggung jawaban dr pihak bank," tambah Sigi.

Skimming adalah tindakan pencurian informasi kartu kredit atau debit dengan cara menyalin informasi yang terdapat pada strip magnetik kartu kredit atau debit secara ilegal.

Sigi pun tak lupa berterima kasih kepada netizen yang telah meramaikan kasusnya.

"Aku yakin, salah satu faktor kasusku cepet ketemu titik terangnya adalah bantuan kalian. The magic works for me. Terimakasih banyak," ujarnya.[]

#bnisyariah   #skimming   #perbankan

Share:




BACA JUGA
CHAVECLOAK, Trojan Perbankan Terbaru
Malware Carbanak Banking Muncul Kembali dengan Taktik Ransomware Baru
Kepala BSSN: Keamanan Siber Perbankan, Tanggungjawab Perbankan!
Trojan Android GoldDigger, Targetkan Aplikasi Perbankan di Negara-negara Asia Pasifik
BBTok, Trojan Baru Perbankan yang Tekniknya Sulit Dipahami