IND | ENG
BAKTI Sediakan Akses Internet untuk 1.300 Puskesmas di Indonesia

Ilustrasi | Foto: freepik.com

BAKTI Sediakan Akses Internet untuk 1.300 Puskesmas di Indonesia
Andi Nugroho Diposting : Selasa, 24 November 2020 - 20:00 WIB

Cyberthreat.id – Saat ini pemerintah telah menyelesaikan penyediaan akses internet untuk 1.300 pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di seluruh Indonesia.

"Dari tahun 2015-2019 kami sudah membangun 850 akses internet di 850 lokasi di puskesmas, untuk tambahan anggaran baru ini, per hari ini sudah hampir mencapai 1.300 yang sudah on-air," ujar Direktur Sumber Daya dan Administrasi Badan Aksesbilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Fadhilah Mathar, Selasa (24 November 2020).

Merujuk data Kementerian Kesehatan, per 31 Desember 2019 terdapat sekitar 13.000 rumah sakit dan pusat kesehatan di Indonesia, kata Fadhilah dalam sedaring bertajuk "Peranan Telekomunikasi dan Deteksi Dini Stunting pada Anak di Daerah 3T," Selasa (24 November 2020) dikutip dari Antaranews.com.

Dari total tersebut masih ada sekitar 2.941 fasilitas layanan kesehatan di Indonesia yang saat ini belum tersedia jaringan infrastruktur internet. Atau, jaringan internet sudah tersedia, tapi dengan kualitas yang masih kurang dan tidak stabil.

Fadhilah menargetkan, hingga akhir 2020 seluruh fasilitas layanan kesehatan di seluruh Indonesia sudah dapat menikmati akses internet.

Hal ini dimungkinkan melalui alokasi anggaran tambahan yang diusahakan oleh Kementerian Keuangan melalui percepatan konektivitas internet di 2020.

Menurut, Fadhilah mengatakan dalam usulan Kementerian Kesehatan, ketersediaan akses internet di layanan faskes akan mendukung program nasional, termasuk telemedicine.

"Saat ini Kementerian Kominfo sudah menyusun roadmap Indonesia Digital, di mana salah satu dari sembilan prioritas bidang adalah peningkatan akses layanan kesehatan dalam rangka memperbaiki kualitas kehidupan masyarakat," kata Fadhilah.

Beberapa inisiatif yang perlu diimplementasikan dalam sektor kesehatan sampai dengan 2024, antara lain perluasan cakupan infrastruktur digital dalam mendukung layanan kesehatan melalui telemedicine, penerapan registrasi digital nasional termasuk manajemen data dan health record.

"Penyiapan talenta dan bidang kapabilitas dan mindset digital juga menjadi prasyarat transformasi digital, dan terus kami lakukan. Kami berusaha mewujudkan semua inisiatif ini dengan bekerja sama dengan Kemenkes dan sektor terkait, termasuk penyedia aplikasi, platform dan konten digital di sektor kesehatan," Fadhilah menambahkan.[]

#bakti   #kementeriankominfo   #jaringan4g   #daerah3T   #internet   #telekomunikasi   #puskesmas

Share:




BACA JUGA
Survei APJII, Pengguna Internet Indonesia 2024 Mencapai 221,5 Juta Jiwa
Tingkatkan Kecepatan Internet, Menkominfo Dorong Ekosistem Hadirkan Solusi Konkret
Tingkatkan Kualitas Layanan Telekomunikasi, Kominfo Siapkan Insentif dalam Lelang Low Band
Layanan BTS 4G Daerah 3T Fasilitasi PBM dan Kegiatan Masyarakat 
Menkominfo: BTS 4G Dukung Pengamanan Pos Lintas Batas Negeri