
Facebook | Foto: Freepik.com
Facebook | Foto: Freepik.com
Cyberthreat.id – Facebook, raksasa media sosial, untuk pertama kalinya mengungkapkan angka prevalensi ujaran kebencian di platformnya, Kamis (19 November 2020), seperti dikutip dari Reuters, diakses Jumat (20 November).
Facebook mengatakan, dari setiap 10.000 penayangan konten pada kuartal ketiga 2020, terdapat 10-11 unggahan di antaranya mengandung ujaran kebencian.
Facebook juga mengatakan telah menindak 22,1 juta konten ujaran kebencian pada kuartal ketiga, sekitar 95 persen di antaranya diidentifikasi secara proaktif. Sementara, pada kuartal sebelumnya, sebanyak 22,5 juta konten ujaran kebencian yang diturunkan.
Tindakan yang diambil tersebut seperti menghapus konten, menutupi konten dengan peringatan, menonaktifkan akun atau meneruskannya ke lembaga eksternal.
Facebook mengatakan juga telah menindak 19,2 juta konten kekerasan dan gambar di kuartal ketiga, naik dari 15 juta dari kuartal kedua. Di Instagram, Facebook menindak 4,1 juta konten kekerasan dan gambar, naik dari 3,1 juta pada kuartal kedua.
Pada Oktober lalu, Facebook mengatakan sedang memperbarui kebijakan ujaran kebencian untuk melarang konten apa pun yang menyangkal atau mendistorsi sejarah Holocaust, pembantaian kaum Yahudi oleh Nazi.[]
Share: