
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Cyberthreat.id – Pemerintah Korea Selatan mengembangkan 50 jenis semikonduktor yang berfokus pada kecerdasan buatan (AI) hingga 2030.
Pembuatan sirkuit terpadu (chip) AI tersebut didesain berkinerja tinggi dan hemat daya, demikian menurut Kementerian TIK Korsel seperti dikutip dari Yonhap News, Senin (12 Oktober 2020).
Awal tahun ini, Kementerian TIK Korsel mengumumkan telah menyiapkan anggaran sekitar 1 triliun won (US$ 871 juta) hingga 2029.
Sebanyak 70 miliar won dari dana semikonduktor lokal, yang dibentuk tahun lalu, untuk membantu perusahaan chip AI dalam penelitian dan pengembangan serta merger dan akuisisi.
Kementerian juga berencana untuk mengakuisisi teknologi lokal untuk mengembangkan chip tersebut pada tahun 2022, sambil membina 3.000 ahli di sektor tersebut selama 10 tahun ke depan.
Menurut Kementerian, proyek tersebut bertujuan untuk menangkap 20 persen dari pasar chip AI global pada 2030.
Pasar chip AI diperkirakan akan tumbuh pesat, mencapai US$ 117,9 miliar pada 2030, dibandingkan US$ 18,5 miliar tahun ini, menurut Institut Pengembangan Masyarakat Informasi Korea.
Korea Selatan memegang pasar chip memori DRAM global. Samsung Electronics Co dan SK hynix Inc., dua pembuat chip utama, menguasai 73,6 persen pasar gabungan pada kuartal kedua tahun ini.
Samsung mengatakan pada Juli lalu akan mempekerjakan 1.000 ahli baru untuk desain chip dan kecerdasan buatan pada akhir tahun ini.[]
Share: