IND | ENG
Situs DPR Diretas, Tulisan Dewan Perwakilan Rakyat Diubah Jadi 'Dewan Penghianat Rakyat'

Tangkapan layar sebuah video TikTok yang memperlihatkan tampilan situs web DPR yang telah diubah

Situs DPR Diretas, Tulisan Dewan Perwakilan Rakyat Diubah Jadi 'Dewan Penghianat Rakyat'
Yuswardi A. Suud Diposting : Kamis, 08 Oktober 2020 - 10:13 WIB

Cyberthreat.id - Situs resmi Dewan Perwakilan Rakyat tidak dapat diakses pagi ini, Kamis (8 Oktober 2020). Saat dibuka muncul tulisan "An error occurred while processing your request. Reference #102.73a20017.1602125066.1e7365c."

Bersamaan dengan itu seorang pengguna TikTok mengunggah sebuah video yang memperlihatkan situs resmi DPR dengan nama domain dpr.go.id mengalami peretasan. Kepanjangan DPR yang seharusnya Dewan Perwakilan Rakyat diubah menjadi "Dewan Penghianat Rakyat."

"Ini siapa yang ngubah cuy?," tanya pemilik akun Tiktok Donie Chandra yang unggahannya telah disukai oleh lebih dari 300 ribu netizen.
 
Cyberthreat.id masih berupaya mendapatkan keterangan dari Sekretariat DPR RI untuk mengonfirmasi hal ini.

Tak hanya di TikTok, aksi peretasan itu juga menjadi perbincangan netizen di jejaring sosial Twitter.

"Ok cool, web dpr dihack," tulis seorang pengguna Twitter.

"Baru tau dari tik tok web dpr di hack njirrr," tambah yang lain.

"web dpr beneran di hack WKWKWKWK," tambah yang lain lagi.

Sehari sebelumnya, sejumlah situs pemerintah mengalami peretasan. Pelaku meninggalkan pesan berisi umpatan terhadap DPR dan menolak pengesahan RUU Omnibus Law Cipta menjadi undang-undang.

Pantauan Cyberthreat.id pada Rabu malam (7 Oktober 2020), situs-situs yang diretas itu antara lain situs KPU Jember yang beralamat di kab-jember.kpu.go.id, situs Pemkab Aceh Tamang (https://simbisa.acehtamiangkab.go.id), situs Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP2PA) Kabupaten Kendal (http://dp2kbp2pa.kendalkab.go.id), situs milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (http://desa-beloyang.kalbarprov.go.id), dan situs milik Kementerian Kesehatan (https://covid19.kemkes.go.id/uploads).

Di situs Kementerian Kesehatan, pelaku masuk lewat https://covid19.kemkes.go.id/uploads dan meninggalkan pesan yang berisi kecaman terhadap DPR RI.

"Undang Undang Loe Malah Bikin Rakyat Sengsara Abdul, Yang Kaya Makin Kaya Yang Miskin Makin Miskin, Katanya Perwakilan Rakyat Cuiihh b**i," tulis pelaku yang mengaku sebagai "IndonesiaRedDefacer."  (Selengkapnya lihat: Hacker Susupi Situs Kementerian Kesehatan, Pemda, dan Kementerian Pertanian, Umpat DPR dan Tolak Omnibus Law Cipta Kerja)

Update:

#situspemerintah   #tolakomnibuslaw   #peretasan   #hacker   #uuciptakerja   #dprri

Share:




BACA JUGA
Microsoft Ungkap Aktivitas Peretas Rusia Midnight Blizzard
Penjahat Siber Persenjatai Alat SSH-Snake Sumber Terbuka untuk Serangan Jaringan
Peretas China Beroperasi Tanpa Terdeteksi di Infrastruktur Kritis AS selama Setengah Dekade
Kanal Youtube Diretas karena Konten Kritis? Begini Kata Akbar Faizal
Google Cloud Mengatasi Kelemahan Eskalasi Hak Istimewa yang Berdampak pada Layanan Kubernetes