
Ilustrasi | Foto: Pexels
Ilustrasi | Foto: Pexels
Cyberthreat.id – Google merilis Android 11 dengan menyediakan sejumlah fitur baru, termasuk kontrol privasi pada Selasa (8 September 2020).
Pembaruan untuk tahap awal dirilis ke ponsel pintar Google Pixel 2 dan terbaru. Ponsel lain yang kebagian lebih dulu, yaitu OnePlus, Xiaomi, Oppo, dan Realme.
“Kami membangun Android 11 dengan fokus tiga tema, yaitu pendekatan yang berpusat pada orang untuk komunikasi, kontrol pengguna, dan privasi,” tulis Director Product Management Android, Stephanie Cuthbertson, di laman pengembangan Android.
Google juga meningkatkan cara Android 11 menangani profil kerja dan pribadi untuk pengguna perusahaan. Jadi, memisahkan data pribadi dan pekerjaan dengan lebih baik, mencegah admin IT mengakses data pribadi karyawan, tulis ZDNet.
Pendekatan orang
Pada Android 11 akan menata ulang bagaimana pengguna berkomunikasi, menciptakan interaksi percakapan lebih dalam dan personal.
Salah satu fitur baru dari pendekatan ini, yaitu gelembung (bubbles). Fitur ini membantu pengguna untuk menjaga percakapan tetap terlihat dan dapat diakses saat melakukan banyak tugas (multitasking) di perangkat. Untuk menampakkan fitur ini, aplikasi pesan daring dan obrolan harus menggunakan Bubbles API pada notifikasi.
Foto-foto: Google.
Pendekatan kontrol
Android 11 memudahkan pengguna dengan cepat mengakses dan mengontrol semua perangkat pintar.
Fitur yang disediakan, yaitu “kontrol perangkat” dan “kontrol media”. Pada “kontrol perangkat”, misal, hanya dengan menekan lama tombol daya, pengguna dapat menampilkan kontrol perangkat secara instan. Lalu, “kontrol media” memberikan kecepatan dan kenyamanan pengguna untuk mengganti output konten audio atau video, earphone, dan lainnya.
Dalam pendekatan ini, “Kami memberi pengguna lebih banyak kontrol dan transparansi atas izin sensitif dan bekerja menjaga perangkat lebih aman dengan pembaruan lebh cepat,” tulis Stephanie.
Fitur yang ditawarkan berkaitan privasi, yaitu
Share: