IND | ENG
Selandia Baru Dirundung Badai Serangan DDoS

Ilustrasi. | Foto: datafoundry.com

Selandia Baru Dirundung Badai Serangan DDoS
Andi Nugroho Diposting : Kamis, 03 September 2020 - 17:15 WIB

Cyberthreat.id – Menteri Kehakiman Selandia Baru, Andrew Little, mengatakan, melacak serangan siber yang terjadi sepekan terakhir adalah pekerjaan yang sangat sulit.

“Karena serangan DDoS didistribusikan melalui ribuan komputer,” kata dia dalam sebuah wawancara dengan The Associated Press, Rabu (2 September 2020).

Seperti diketahui, serangan tersebut menargetkan pasar saham (NZX) selama beberapa hingga gangguan layanan cuaca. (Baca: Lagi, Situs Web Bursa Saham Selandia Baru Diserang DDoS)

Hanya, satu jalur investigasi yang bisa dilakukan, yaitu email yang dikirim ke orang-orang di beberapa organisasi yang ditargetkan. Email itu berisi tawaran tebusan jika serangan tersebut ingin dihentikan, kata Little.


Berita Terkait:


Ia mengatakan, serangan siber yang terjadi beberapa pekan terakhir dari segi besaran belum pernah terjadi sebelumnya di Selandia Baru.

Badan mata-mata asing Selandia Baru dan Biro Keamanan Komunikasi Pemerintah dikerahkan untuk membantu penyelidikan dan bekerja untuk melindungi perusahaan yang menjadi target.

Sejumlah bank juga ditargetkan serangan, seperti Bank TSB yang diserang pada Selasa kemarin. CEO TSB, Donna Cooper, mengatakan, serangan itu mengganggu beberapa layanannya, tetapi pihaknya memiliki rencana dan bank tetap sehat.

Bank lain, Westpac, mengatakan berhasil menangkis serangan dua pekan laluu dan tidak terkena serangan lagi sejak itu. Kantor media lokal Stuff dan RNZ juga melaporkan bahwa mereka telah menangkis serangan selama akhir pekan lalu.

Terakhir, situs web badan layanan cuaca MetService juga terkena dampak pekan ini.

Meski awal pekan ini sempat mengalami gangguan untuk kelima kalinya, pasar saham Selandia Baru telah mulai melakukan perdagangan tanpa gangguan.

"NZX telah dinasihati oleh spesialis siber independen bahwa serangan minggu lalu adalah yang terbesar, paling banyak sumber daya dan canggih yang pernah mereka lihat di Selandia Baru," kata CEO NZX Mark Peterson dalam sebuah pernyataan.

Sedikit yang mengatakan bahwa serangan itu merupakan peringatan bagi semua organisasi dengan situs web yang berhubungan dengan pelanggan, tulis APNews.[]

#ddos   #bursahsahamselandiabaru   #selandiabaru   #nzx   #serangansiber   #ancamansiber   #keamanansiber   #akamaitechnologies

Share:




BACA JUGA
Seni Menjaga Identitas Non-Manusia
Indonesia Dorong Terapkan Tata Kelola AI yang Adil dan Inklusif
SiCat: Inovasi Alat Keamanan Siber Open Source untuk Perlindungan Optimal
BSSN Selenggarakan Workshop Tanggap Insiden Siber Sektor Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata
Pentingnya Penetration Testing dalam Perlindungan Data Pelanggan