
Ilustrasi | Foto: Biometric Update
Ilustrasi | Foto: Biometric Update
Cyberthreat.id - Beberapa negara diketahui telah memperkenalkan kartu identitas yang dilengkapi dengan data Biometrik untuk mencegah penipuan dan meningkatkan keamanan. Biometrik, data yang bersifat unik dianggap sangat berharga bagi dokumen identitas seperti SIM dan dokumen penting lainnya.
Berikut empat negara yang sudah menggunakan identifikasi biometrik di kartu identitasnya:
1. Malta
Malta memperkenalkan kartu identitas biometrik untuk warga negaranya pada bulan September. Penerbitan kartu identitas biometrik sesuai dengan pedoman yang dikeluarkan oleh Komisi Eropa. Kartu ID terbuat dari polikarbonat akan menampilkan sejumlah fitur keamanan untuk mencegah penipuan atau pemalsuan identitas.
CEO Identity Malta, Anton Sevasta, mengatakan lansia akan menjadi warga negara pertama diberi ID yang dimulai pada pekan pertama September 2020. Setelah lansia, warga negara berikutnya adalah mereka yang berusia 14 tahun ke atas.
"ID saat ini akan tetap berlaku sampai habis masa berlakunya, karena pemerintah sedang merencanakan penggantian secara bertahap. Pelamar harus hadir secara fisik di kantor Identity Malta di Gattard House untuk memberikan data biometrik dan mendaftar," kata Sevasta dilansir Biometric Update, Senin (31 Agustus 2020).
Sekretaris Parlemen Malta, Alex Muscat, mengungkapkan bahwa kemajuan dalam teknologi yang telah dibuat oleh Identity Malta dalam beberapa bulan terakhir bakal diterjemahkan ke dalam perubahan lebih lanjut. Parlemen, kata dia, berharap agar teknologi ini terus dikembangkan dan Malta menjadi yang terdepan terdepan dalam hal keamanan identitas.
2. Kroasia
Kroasia telah memperkenalkan kartu ID biometrik yang akan dikeluarkan untuk identitas digital sementara bagi warga yang nomaden (berpindah-pindah. Praktik ini dilakukan menyusul amandemen Undang-Undang Kartu Identitas dan Hukum Orang Asing di negara tersebut.
Berdasarkan peraturan Parlemen Eropa, ID biometrik akan mencakup fitur wajah biometrik (facial recognition) dan dua sidik jari. Batas usia akan dinaikkan dari 65 menjadi 70 tahun. Remaja 16 tahun yang diizinkan oleh pengadilan untuk menikah akan diberi tanda pengenal jika tinggal di negara tersebut.
Wakil Perdana Menteri dan Menteri Dalam Negeri Kroasia, Davor Bozinovic, mengatakan, terlepas dari amandemen yang dibuat untuk menyelaraskan kebijakan ini dengan Regulasi, usulan amandemen UU akan memungkinkan penggunaan kartu ID elektronik pada perangkat seluler, dan tidak hanya pada komputer pribadi seperti aturan sebelumnya.
"Warga diberi kesempatan untuk mengakses layanan elektronik dan menandatangani dokumen secara elektronik dengan menggunakan ponsel atau tablet. Warga tidak akan membayar ekstra untuk penggunaan solusi perangkat lunak yang sesuai untuk perangkat seluler," ungkap Bozinovic.
Ia juga menekankan bahwa kartu identitas yang tidak memiliki standar keamanan minimum akan ditarik.
3. Jerman
Jerman menjadi salah satu negara yang menggunakan kartu identitas yang dilengkapi biometrik dengan biaya 30% lebih tinggi dari perkiraan sebelumnya. Menurut pemerintah, kartu tersebut akan berharga € 37 (US $ 44,19), bukan € 28,80 (US $ 34,40) yang seperti diumumkan semula. Biaya tersebut masih harus mendapat persetujuan Bundesrat.
Yang mendapatkan kartu tersebut adalah warga berusia di atas 16 tahun. Untuk anak-anak berusia di bawah 16 tahun dapat menerima kartu tanpa fitur elektronik. Sedangkan untuk orang asing yang tinggal di negara itu sejak 2011 sudah menerima izin tinggal elektronik (eAT).
4. Wilayah Barat Laut di Kanada
Pemerintah Wilayah Barat Laut (GNWT) di Kanada memperkenalkan SIM baru dan kartu identifikasi umum dengan keamanan dan biometrik untuk mencegah peningkatan penipuan dan pemalsuan identitas.
Kartu SIM dengan biometrik ini tersedia mulai September 2020. Kartu ini akan menyertakan elemen atau simbol wilayah NWT seperti berlian, Arktik Grayling, Mountain Aven, rubah, matahari tengah malam, dan fireweed.
Kartu lama akan tetap berlaku hingga kedaluwarsa dan setelah itu pemilik kartu diwajibkan untuk menggantinya. Mulai November 2020, ID sementara akan tersedia dan gambar wajah akan diunggah ke sistem pengenalan wajah.
Menteri Infrastruktur Kanada, R.J. Simpson, mengatakan penerapan SIM dengan biometrik adalah bentuk keseriusan pemerintah dalam menanggapi ancaman penipuan dan keamanan.
"SIM dan kartu identitas umum kami yang baru dirancang sekarang termasuk yang paling aman di dunia. Memastikan perlindungan terbaik bagi penduduk Northwest Territories (NWT) dari penipuan," ungkap Simpson. []
Redaktur: Arif Rahman
Share: