IND | ENG
Startup HiPajak Jawara Kompetisi Alibaba GET Challenge 2020

Ilustrasi

Startup HiPajak Jawara Kompetisi Alibaba GET Challenge 2020
Arif Rahman Diposting : Selasa, 01 September 2020 - 09:20 WIB

Cyberthreat.id - Startup HiPajak keluar sebagai pemenang utama program Alibaba Global E-Commerce Talent (GET) Challenge 2020 usai berlaga di final sepuluh besar bersama tim dari berbagai negara seperti China, Thailand, Afrika, Korea Selatan, Filipina, Rusia, dan Mexico.

HiPajak merupakan aplikasi satu pintu yang bertujuan meningkatkan sistem pelayanan publik, sekaligus memaparkan edukasi positif tentang pajak, dan mempermudah dalam menyelesaikan permasalahan pajak melalui platform digital.

Solusi digital inovatif HiPajak - yang dimotori F. Tracy P. Tardia, Ricky Kurniawan, dan Anissa Martriani - berhasil memenangkan vote terbanyak dalam kompetisi ini dan keluar sebagai pemenang utama dari 2.000 tim yang berasal dari 15 negara.

"Kami sangat bersyukur, setelah lebih dari empat bulan proses pemilihan, kami dapat memenangkan First Prize dan Viewer’s Choice pada Alibaba GET Global Challenge 2020," kata Tracy Tradia dari HiPajak dalam siaran pers, Senin (31 Agustus 2020).

Lebih dari 150 tim Indonesia ikut berpartisipasi dalam program Alibaba GET Challenge 2020 yang berlangsung sejak bulan April lalu. Kompetisi virtual ini merupakan kolaborasi Alibaba Business School dan Rumah Perubahan. Selain HiPajak, tiga tim asal Indonesia melaju ke babak internasional yakni #TEGAR Institute, Axar Tech, dan Surplus Indonesia.

Pendiri yayasan Rumah Perubahan, Rhenald Kasali, mengatakan Indonesia membutuhkan lebih banyak lagi pelaku ekonomi internet yang mampu menembus mata rantai baru perdagangan digital. Indonesia, kata dia, tidak bisa bertahan hanya dengan mengeluh maraknya barang impor, melainkan harus ikut menyerang dan memenangkan persaingan.

"Kami sangat senang bisa mengantarkan startup buatan anak muda Indonesia sebagai inisiator solusi pada tingkat global. Apalagi di tengah Pandemi yang membutuhkan terobosan-terobosan baru untuk bisa bertahan," ujar Rhenald.

Saat ini sedang terjadi perubahan besar menuju dunia baru dengan ungkapan "more to online, more on technology, more on big data and realtime". Bahkan Rhenald menyebut "more direct to user" sehingga "anak-anak muda sekarang perlu menjadi penggerak yg membawa perubahan melalui teknologi".

Ekosistem GET Challenge

Program Alibaba Global E-Commerce Talent (GET) Challenge 2020 merupakan inisiatif raksasa teknologi Alibaba yang ditujukan untuk membantu bisnis dan organisasi di seluruh dunia agar bisa cepat pulih dan bangkit lebih kuat dari pandemi Covid-19. Program ini memberi solusi lewat kolaborasi dengan mentor dan mitra di jaringan Alibaba.

Ragam solusi berbasis teknologi dan solusi digital yang membantu memecahkan masalah dan tantangan selama dan pasca pandemi Covid-19 dapat ditemukan dalam kompetisi ini.

"Dari sejumlah tahapan yang dilalui pada kompetisi ini, tim dari Indonesia telah mencapai sejumlah hal yang luar biasa dan terbukti telah sukses membawa nama Indonesia sebagai pemenang utama Alibaba GET Challenge 2020.” kata Zhang Yu, Alibaba Group Partner and Vice President.

HiPajak mendapatkan hadiah utama berupa bantuan pendanaan bisnis hingga 100 ribu RMB, perjalanan ekonomi digital ke kantor pusat Alibaba di Kota Hangzhou, China, dan akses ke Alibaba GET Talent Bank, relasi dengan para mentor, investor, serta peluang bisnis lainnya.

Alibaba GET Network dimulai pada tahun 2018 sebagai program ekstensi dari program Alibaba GET yang hingga saat ini telah membantu 80 mitra pendidikan, melatih lebih dari tiga ribu pengajar, dan 13 ribu pelajar dari Australia, India, Israel, Mongolia, Malaysia, Thailand, Turki, Korea Selatan, Singapura, dan China. []

#Alibabagetchallenge2020   #hipajak   #startup   #ekosistem   #sektorfinansial   #TEGARinstitute   #AxarTech   #Surplusindonesia

Share:




BACA JUGA
Startup Bukti Nyata Hilirisasi Digital
Awas! Bahaya Ekosistem Kejahatan Siber Gen Z
Tiga Upaya Kominfo Kembangkan Ekosistem Digital Inklusif 
Percepat Transformasi Digital Sektor Bisnis, Kominfo Implementasikan Tiga Program
Catatan Wamen Nezar Patria dari Arena Kencan Pelaku Startup dengan Calon Investor di Bali