IND | ENG
Kronologi Peretasan yang Dialami Tirto.id

Salah satu artikel yang sempat dihapus dan diubah judulnya oleh peretas. Kini Tirto.id telah memulihkan artikel ini dengan diganti foto baru. | Foto: Tangkapan layar Cyberthreat.id dari akun Twitter Fahri Salam/Andi Nugroho

Kronologi Peretasan yang Dialami Tirto.id
Nurlis Effendi Diposting : Minggu, 23 Agustus 2020 - 13:30 WIB

Cyberthreat.id – Media daring Tirto.id mengalami serangan siber pada Jumat (21 Agustus 2020) dini hari. Dalam serangan tersebut, peretas mengacak-acak artikel yang telah dipublikaskan. Sejumlah artikel dihapus, ada pula yang diganti.

Menurut Pemimpin Redaksi Tirto.id Sapto Anggoro, peretas setidaknya melakukan delapan kali perusakan terhadap artikel. Menurut Sapto, perusahaan secara resmi telah meminta bantuan kepada Lembaga Bantuan Hukum Pers terkait dengan persoalan hukum.

Dalam catatan yang dilaporkan Tirto.id kepada LBH Pers, yang dibaca Cyberthreat.id, Minggu (23 Agustus 2020), serangan itu diawali pada 18 Agustus 2020.

“Terjadi peretasan email baik pribadi dan juga email internal Tirto, milik dua editor Tirto.id,” tulis Tirto.id. Menurut Tirto.id, peretas berusaha mengakses sejumlah email dan dokumen-dokumen.


Berita Terkait:


Namun, tidak dijelaskan lebih lanjut, sejauh mana peretas telah mengakses isi email dan dokumen yang dimiliki dua editor tersebut.

Tidak ada penjelasan, apakah upaya peretasan itu dimulai dari sebuah pesan jebakan (phishing email) yang meminta informasi kredensial login.

Namun, pukul 23.39 pada Kamis (20 Agustus), tim redaksi menemukan sejumlah artikel tidak bisa diakses dengan tulisan “Error 404”. Salah satunya pada artikel berjudul “Soal Obat Corona: Kepentingan BIN & TNI Melangkahi Disiplin Sains”.

Pada Jumat dini hari pukul 00.38, Tim TI Tirto.id menemukan naskah tersebut berada di bagian “Trash” di sistem Content Management System (CMS) Tirto. Artinya naskah tersebut awalnya telah tayang, lalu dihapus.

“Tim TI Tirto selanjutnya melakukan penelusuran lebih lanjut, dan diketahui total ada 7 naskah yang dihapus,” demikian catatan Tirto.id.

Penghapusan dilakukan melalui satu akun milik editor, yang digunakan oleh orang yang tidak diketahui. Editor yang bersangkutan saat aksi itu berlangsung, tidak sedang dalam posisi login di CMS.

Berikut ini tujuh artikel yang diacak-acak oleh peretas:

  • [1] https://tirto.id/polisi-polisi-pejabat-dari-urus-beras-pns-hingga-korupsi-eiaD dihapus pada 18/Aug/2020:23:42:55 confirmed. Dipulihkan kembali pada Jumat siang.
  • [2] https://tirto.id/preview-drakor-flower-of-evil-eps-7-di-tvn-kaki-tangan-do-min-seok-fYXQ dihapus pada 19/Aug/2020:04:43:32 confirmed. Dipulihkan kembali pada Jumat siang.
  • [3] https://tirto.id/soal-obat-corona-kepentingan-bin-tni-melangkahi-disiplin-sains-fYXD dihapus pada 20/Aug/2020:19:43:21 confirmed. Artikel ini dihapus dua kali oleh peretas, tapi kini telah dipulihkan.
  • [4] https://tirto.id/berbagai-kejanggalan-obat-corona-dari-unair-bin-dan-tni-ad-fYLo dihapus pada 20/Aug/2020:19:45:15 confirmed. Artikel ini ditemukan terhapus pada Jumat pagi sekitar pukul 09.00. Dipulihkan kembali pada Jumat siang.
  • [5] https://tirto.id/suara-nyaring-demokrat-di-dpr-tolak-omnibus-law-ruu-cilaka-eA1t dihapus pada 20/Aug/2020:21:37:15 confirmed. Dipulihkan kembali pada Jumat siang.
  • [6] https://tirto.id/prahara-demokrat-mengoreksi-kepemimpinan-sby-ecvw dihapus pada 20/Aug/2020:21:38:50 confirmed. Dipulihkan kembali pada Jumat siang.
  • [7] https://tirto.id/sby-sikap-malu-malu-demokrat-yang-masih-berharap-dilirik-jokowi-enk7 dihapus pada 20/Aug/2020:21:41:03 confirmed. Dipulihkan kembali pada Jumat siang.

Selain penghapusan artikel, Tim Redaksi Tirto.id juga menemukan pada Sabtu (22 Agustus), dua naskah beritanya di kanal Current Issue diubah.

Dua berita yang diubah itu, pertama berjudul “Soal Obat Corona: Kepentingan BIN & TNI Melangkahi Disiplin Sains”. Peretas mengubahnya menjadi “Atasi Sembeli pada Bayi, Penyebabnya Bisa karena MPASI”.

Lalu, artikel kedua berjudul “Timbul Tenggelam Gatot Nurmantyo: Nyaris Nyapres 2019, Kini di KAMI” diubah oleh peretas menjadi “5 Posisi Menyusui yang Paling Baik, Bersandar hingga Tidur Miring”.

Kedua artikel ini telah diperbaiki oleh Tim Redaksi Tirto.id.[]

Redaktur: Andi Nugroho

#tirtoid   #tempoco   #peretasan   #serangansiber   #ancamansiber   #keamanansiber   #covid-19   #obatcorona   #bin   #tni   #saptoanggoro

Share:




BACA JUGA
Seni Menjaga Identitas Non-Manusia
Indonesia Dorong Terapkan Tata Kelola AI yang Adil dan Inklusif
SiCat: Inovasi Alat Keamanan Siber Open Source untuk Perlindungan Optimal
BSSN Selenggarakan Workshop Tanggap Insiden Siber Sektor Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata
Peningkatan Malware Raspberry Robin dengan Penyebaran Discord dan Eksploitasi Baru