IND | ENG
 Minta Prioritaskan Penggunaan Teknologi, Presiden Puji Sejumlah Lembaga Negara

Presiden Joko Widodo berbicara di sidang tahunan, 14 Agustus 2020

Minta Prioritaskan Penggunaan Teknologi, Presiden Puji Sejumlah Lembaga Negara
Tenri Gobel Diposting : Jumat, 14 Agustus 2020 - 11:43 WIB

Cyberhthreat.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta penggunaan teknologi harus diprioritaskan pada masa krisis. Jokowi juga mengapresiasi sejumlah lembaga negara yang melakukan inovasi lewat pemanfaatan teknologi digital di tengah pandemi Covid-19.

“Fleksibilitas, kecepatan, dan ketepatan sangat dibutuhkan. Efisiensi, kolaborasi, dan penggunaan teknologi harus diprioritaskan. Kedisiplinan nasional dan produktivitas nasional harus ditingkatkan,” ujar Presiden dalam pidatonya pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD, Jumat (14 Agustus 2020).

Dalam pidatonya, Presiden Jokowi mengatakan sedang membangun lumbung pangan (food estate) untuk memperkuat cadangan pangan nasional yang menggunakan teknologi modern dan pemanfaatan kecanggihan digital.

Lebih lanjut, Presiden menyampaikan bahwa sistem pendidikan nasional harus unggul dalam inovasi dan teknologi.

Presiden juga mengatakan bahwa ia ingin semua platform teknologi harus mendukung transformasi kemajuan bangsa.

"Peran media digital yang saat ini sangat besar harus diarahkan untuk membangun nilai-nilai kemanusiaan dan kebangsaan,” ujar Presiden.

Ia pun mendorong media untuk tidak dikendalikan untuk meraih klik dan menumpuk jumlah like.

“Tapi seharusnya didorong untuk menumpuk kontribusi bagi kemanusiaan dan kepentingan bangsa,” kata Presiden.

Selain itu, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasinya terhadap Mahkamah Agung (MA) karena menyediakan persidangan secara virtual dan pemanfaatkan aplikasi serta memodernisasi manajemen perkara melalui layanan pengadilan elektronik.

“Mahkamah Agung yang menjamin kecepatan pelayanan persidangan diera pandemi penyediaan layanan persidangan virtual dengan menggunakan aplikasi e-court dan e-litigasi telah mempercepat persidangan di luar persidangan terbuka dan tatap muka, guna terus memperluas akses bagi para pencari keadilan,” kata Presiden Jokowi.

“Hal ini membuat MA berhasil memangkas tunggakan sisa perkara secara signifikan,”

Tak hanya apresiasi kepada MA, Presiden Jokowi juga menyampaikan apresiasi kepada Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah memanfaatkan layanan elektronik dalam melayani masyarakat.

“Kecepatan dan kecermatan MK juga sangat patut kita apresiasi, MK juga terus memperbaiki tata kelola dan meningkatkan pemanfaatan layanan elektronik guna melayani masyarakat dalam mencari keadilan. MK telah berhasil mempercepat jangkauan waktu penyelesaian perkara pengujian UU dari waktu penyelesaian 101 hari kerja per-perkara di 2017 menjadi rata-rata 59 hari kerja per-perkara. Sepanjang tahun 2019 hingga awal 2020 MK telah menyelesaikan 122 perkara pengujian UU,” ungkap Presiden.

Presiden Jokowi pun berpesan bahwa target saat ini bukan hanya lepas dari pandemi Covid-19 dan keluar dari krisis, melainkan melakukan lompataan besar dengan memanfaatkan momentum krisis.

“Langkah kita adalah melakukan lompatan besar, memanfaatkan momentum krisis yang saat ini sedang terjadi, krisis memberikan momentum bagi kita untuk mengejar ketertinggalan untuk melakukan lompatan transformasi besar dengan melaksanakan strategis besar. mari kita pecahkan masalah fundamental yang kita hadapi, kita lakuakn lompatan besar untuk kemajuan yang signifikan, kita harus bajak momentum krisis ini, kita harus serentak dan serempak memanfaatkan momentum ini, menjadikan indonesia setara dengan negara maju, menjadikan indonesia maju yang kita cita-citakan,” ujarnya. []

Editor: Yuswardi A. Suud

#teknologi   #digital   #jokowi

Share:




BACA JUGA
Luncurkan Markas Aceh, Wamen Nezar Dorong Lahirnya Start Up Digital Baru
Wujudkan Visi Indonesia Digital 2045, Pemerintah Dorong Riset Ekonomi Digital
Ekonomi Digital Ciptakan 3,7 Juta Pekerjaan Tambahan pada 2025
INA Digital Mudahkan Masyarakat Akses Layanan Publik dalam Satu Aplikasi
Dukung Digitalisasi Aceh, Wamen Nezar Patria Percepat Pemerataan Konektivitas dan Talenta Digital