IND | ENG
Digitalisasi di Asia Pasifik belum Seimbang

Foto: Eset

Digitalisasi di Asia Pasifik belum Seimbang
Eman Sulaeman Diposting : Jumat, 08 Maret 2019 - 12:40 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id – Pertumbuhan digitalisasi di wilayah Asia Pasifik belum seimbang dengan pertumbuhan jumlah pengguna yang memanfaatkan internet. Demikian hasil riset yang dikeluarkan Mastercard dalam laporan bertajuk The digitalization of commerce in Asia.

Laporan tersebut menyebutkan jutaan orang masih belum melakukan transaksi melalui internet karena kurangnya akses, ketidakmampuan untuk melakukan pembayaran elektronik, serta pendidikan dan pelatihan yang tidak memadai.

Meski pengguna ponsel pintar telah tersebar luas di Asia, lebih dari 70 persen masyarakat yang tinggal di negara berkembang seperti Myanmar, Kamboja, Indonesia, dan Laos tidak dapat sepenuhnya berpartisipasi dalam ekonomi digital.

“Kurangnya keterampilan dan literasi digital telah memarginalkan segmen populasi serta membatasi potensi pertumbuhan perdagangan digital,” kata Executive Vice President, Digital and Emerging Partnership and New Payment Flows, Asia Pasifik, Mastercard Rama Sridhar dalam keterangan pers, Jumat, (8/3/2019).

Menurut Rama, tantangan saat ini ialah bagaimana membantu masyarakat yang masih belum memiliki akses internet agar mereka dapat menjadi bagian dalam perluasan ekosistem digital. Dengan begitu, mereka dapat meningkatkan penghasilan bagi lebih banyak orang di lingkungan perkotaan dan pedesaan.

Redaktur: Andi Nugroho

#digitalisasi   #E-Commerce   #mastercard   #pertumbuhan   #digitalisasi   #di   #asia   #pasifik   #riset   #mastercard   #The   #digitalization   #of   #commerce   #in   #Asia

Share:




BACA JUGA
Dukung Digitalisasi Aceh, Wamen Nezar Patria Percepat Pemerataan Konektivitas dan Talenta Digital
Kominfo dan PBNU Kembangkan Tiga Klaster Kerja Sama Digitalisasi
Kembangkan Gov-Tech, Menteri Budi Arie: Kominfo Sediakan Master Plan dan Mock-Up
Kolaborasi Wujudkan Visi Indonesia Digital 2045
Menteri Budi Arie: Kominfo Siapkan Infrastruktur Percepat Transformasi Digital Nasional