IND | ENG
Pemerintah Kota Colorado Bayar Tebusan Ransomware Rp 655 Juta

Ilustrasi | Foto: Istimewa

Pemerintah Kota Colorado Bayar Tebusan Ransomware Rp 655 Juta
Oktarina Paramitha Sandy Diposting : Kamis, 06 Agustus 2020 - 13:13 WIB

Cyberthreat.id - Pemerintah Kota Colorado di Amerika Serikat (AS) terpaksa membayar $ 45 ribu (Rp 655 juta) kepada hacker setelah mendapat serangan ransomware. Menurut pejabat setempat, pada hari Selasa (4 Agustus 2020), sistem komputer di kota tersebut diretas dan dimintai tebusan uang jika ingin kembali mendapatkan akses ke beberapa sistem.

Dalam insiden tersebut, peretas berhasil menonaktifkan layanan jaringan kota dan memblokir aksesnya. Para penjahat cyber telah menyampaikan permintaan tebusan. Serangan itu menyebabkan email, telepon, pembayaran online, dan sistem reservasi ditutup sementara.

Hingga Rabu (5 Agustus 2020) malam, server dan komputer sistem kota masih dalam proses perbaikan. Setelah selesai, data yang relevan akan dikembalikan ke sistem dan operasi akan dilanjutkan. Sementara itu, selama masa pemulihan, pemerintah kota menggunakan nomor telepon dan email sementara.

Pemerintah kota mengatakan, mereka bersedia membayar tebusan karena nominal uang tebusan tidak sebanding dengan proses yang telah dilalui selama ini seperti dalam membangun data dan infrastruktur kota.

"Ketidaknyamanan akibat pemadaman layanan yang berkepanjangan menjadi pertimbangan (membayar tebusan)," ungkap pemerintah Colorado dilansir Security Week, Rabu (5 Agustus 2020).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal yang dilakukan, ransomware masuk ke dalam sistem kota tersebut melalui skenario phishing.

Pemerintah Colorado mengatakan sejauh ini data-data masih aman seperti informasi kartu kredit warga tidak terdampak. Selain itu, tidak ada bukti yang menunjukkan kebocoran data pribadi, meskipun pemerintah kota tetap meminta warganya untuk memantau akun masing-masing sehingga lebih waspada terhadap aktivitas yang mencurigakan.

Pemkot juga akan mengirimkan pemberitahuan pelanggaran keamanan kepada mereka yang memiliki informasi pribadi di jaringan atau sistem kota tersebut.

Administrator Kota, Fritz Sprague, telah memberlakukan deklarasi darurat bencana lokal yang memungkinkan datangnya bantuan dari luar seperti negara bagian, pihak swasta, atau pemerintah federal. Deklarasi darurat berlaku selama tujuh hari kecuali diperpanjang oleh Dewan Kota.

Untuk memerangi serangan dan mencegah insiden serupa terulang di masa depan, Pemkot Colorado mengatakan segera memasang/mempersiapkan cadangan data dan sistem yang aman, kripto, menerapkan sistem keamanan siber tambahan, serta menerapkan penilaian kerentanan secara rutin. []

Redaktur: Arif Rahman

#Ransomware   #sistemelektronik   #sektorpemerintah   #keamananinformasi   #Phishing   #Malware   #infrastrukturkritis

Share:




BACA JUGA
Awas, Serangan Phishing Baru Kirimkan Keylogger yang Disamarkan sebagai Bank Payment Notice
Malware Manfaatkan Plugin WordPress Popup Builder untuk Menginfeksi 3.900+ Situs
CHAVECLOAK, Trojan Perbankan Terbaru
Phobos Ransomware Agresif Targetkan Infrastruktur Kritis AS
Paket PyPI Tidak Aktif Disusupi untuk Menyebarkan Malware Nova Sentinel