
Aplikasi Phone Google. | Foto: Play Store
Aplikasi Phone Google. | Foto: Play Store
Cyberthreat.id – Google, perusahaan mesin pencari di internet, sedang mengembangkan fitur “Panggilan Terverifikasi” (Verified Calls) untuk aplikasi Google Phone-nya.
Pengembangan fitur tersebut baru akan diuji coba di Brasil. Nantinya, fitur ini memperlihatkan nama, logo, dan alasan panggilan kepada penerima telepon, menurut The Verge yang diakses Senin (29 Juni 2020).
"Di Brasil, kami sedang menguji coba fitur di aplikasi Phone yang memverifikasi telepon bisnis. Karena kami saat ini sedang menguji coba fitur ini, kami tidak memiliki informasi khusus untuk dibagikan mengenai ketersediaan umum,” tutur Google.
Google mengatakan fitur itu "membantu siapa saja mengetahui identitas sebenarnya dari sebuah bisnis yang meneleponnya."
“Fitur ini sangat membantu, tidak hanya untuk mengetahui siapa yang menelepon Anda, tetapi juga untuk mengetahui kapan suatu panggilan bahkan layak untuk dijawab,” tulis The Verge.
Selain itu, "Fitur ini bisa menjadi cara lain untuk membantu menghilangkan panggilan pemasaran dan spam lainnya.”
Teknis panggilan
Di situs web Google disebutkan, sebelum panggilan bisnis berlangsung, penelepon akan mengirimkan tiga hal terkait “Panggilan Terverfikasi” ke server Google yaitu nomor telepon bisnis, nomor telepon yang dituju, dan alasan panggilan (apakah jadwal instalasi internet atau pengiriman katering).
Selanjutnya, Google mengirimkan informasi ketiganya ke aplikasi Phone di perangkat pengguna.
Saat panggilan bisnis masuk ke perangkat pengguna, informasi panggilan itu akan dibandingkan dengan informasi yang diterima Google sebelumnya dari penelepon.
Jika ada kecocokan, aplikasi Phone menampilkan panggilan sebagai “Panggilan Terverifikasi”.
Dalam beberapa menit verifikasi, Google menghapus nomor telepon pengguna dan alasan panggilan dari server “Panggilan Terverifikasi.”
Sementara, perangkat pengguna tidak akan menampilkan informasi “Panggilan Terverifikasi” jika salah satu dari yang berikut ini tidak dilakukan:
Google menyatakan, “Panggilan Terverifikasi” diaktifkan secara default. Selain itu, panggilan tanpa label "Panggilan Terverifikasi" tidak selalu berupa spam. Panggilan mungkin berasal dari bisnis terdaftar yang tidak memberikan informasi “Panggilan Terverifikasi”.[]
Share: