IND | ENG
Google Uji Coba Fitur 'Panggilan Terverifikasi' di Aplikasi Phone

Aplikasi Phone Google. | Foto: Play Store

Google Uji Coba Fitur 'Panggilan Terverifikasi' di Aplikasi Phone
Andi Nugroho Diposting : Senin, 29 Juni 2020 - 11:27 WIB

Cyberthreat.id – Google, perusahaan mesin pencari di internet, sedang mengembangkan fitur “Panggilan Terverifikasi” (Verified Calls) untuk aplikasi Google Phone-nya.

Pengembangan fitur tersebut baru akan diuji coba di Brasil. Nantinya, fitur ini memperlihatkan nama, logo, dan alasan panggilan kepada penerima telepon, menurut The Verge yang diakses Senin (29 Juni 2020).

"Di Brasil, kami sedang menguji coba fitur di aplikasi Phone yang memverifikasi telepon bisnis. Karena kami saat ini sedang menguji coba fitur ini, kami tidak memiliki informasi khusus untuk dibagikan mengenai ketersediaan umum,” tutur Google.

Google mengatakan fitur itu "membantu siapa saja mengetahui identitas sebenarnya dari sebuah bisnis yang meneleponnya."

“Fitur ini sangat membantu, tidak hanya untuk mengetahui siapa yang menelepon Anda, tetapi juga untuk mengetahui kapan suatu panggilan bahkan layak untuk dijawab,” tulis The Verge.

Selain itu, "Fitur ini bisa menjadi cara lain untuk membantu menghilangkan panggilan pemasaran dan spam lainnya.”

Teknis panggilan

Di situs web Google disebutkan, sebelum panggilan bisnis berlangsung, penelepon akan mengirimkan tiga hal terkait “Panggilan Terverfikasi” ke server Google yaitu nomor telepon bisnis, nomor telepon yang dituju, dan alasan panggilan (apakah jadwal instalasi internet atau pengiriman katering).

Selanjutnya, Google mengirimkan informasi ketiganya ke aplikasi Phone di perangkat pengguna.

Saat panggilan bisnis masuk ke perangkat pengguna, informasi panggilan itu akan dibandingkan dengan informasi yang diterima Google sebelumnya dari penelepon.

Jika ada kecocokan, aplikasi Phone menampilkan panggilan sebagai “Panggilan Terverifikasi”.

Dalam beberapa menit verifikasi, Google menghapus nomor telepon pengguna dan alasan panggilan dari server “Panggilan Terverifikasi.”

Sementara, perangkat pengguna tidak akan menampilkan informasi “Panggilan Terverifikasi” jika salah satu dari yang berikut ini tidak dilakukan:

  • Fitur “Panggilan Terverifikasi” dimatikan.
  • Pengguna tidak memiliki aplikasi Phone.
  • Pengguna tidak menambahkan nomor telepon ke Akun Google yang dipakai.
  • Penelepon bisnis terdaftar tidak mengirim informasi “Panggilan Terverifikasi”.

Google menyatakan, “Panggilan Terverifikasi” diaktifkan secara default. Selain itu, panggilan tanpa label "Panggilan Terverifikasi" tidak selalu berupa spam. Panggilan mungkin berasal dari bisnis terdaftar yang tidak memberikan informasi “Panggilan Terverifikasi”.[]

#phonegoogle   #aplikasiphone   #panggilanterverifikasi   #google   #verifiedcalls   #spam

Share:




BACA JUGA
Google Mulai Blokir Sideloading Aplikasi Android yang Berpotensi Berbahaya di Singapura
Ada Bot Spam di Akun X Cawapres Mahfud
Google Penuhi Gugatan Privasi Rp77,6 Triliun Atas Pelacakan Pengguna dalam Icognito Mode
Malware Menggunakan Eksploitasi MultiLogin Google untuk Pertahankan Akses Meski Kata Sandi Direset
Google Cloud Mengatasi Kelemahan Eskalasi Hak Istimewa yang Berdampak pada Layanan Kubernetes