IND | ENG
Facebook dan Paypal Suntik Dana ke Gojek, Apa Untungnya Bagi Kita?

Ilustrasi: Facebook dan Paypal bergabung ke Gojek

Facebook dan Paypal Suntik Dana ke Gojek, Apa Untungnya Bagi Kita?
Yuswardi A. Suud Diposting : Kamis, 04 Juni 2020 - 11:00 WIB

Cyberthreat.id - Facebook dan PayPal mengumumkan telah menyuntikkan investasi di Gojek, bergabung bersama Google dan Tencent asal China.

Facebook dan Paypal tidak menyebutkan berapa besaran dana yang dikucurkan. Namun, Gojek menyebut total kenaikan yang diperoleh dalam pendanaan seri F mencapai US$ 3 miliar.

Bagi Facebook ini adalah investasi pertama mereka di perusahaan berbasis digital di Indonesia. Seperti diketahui, selain sebagai aplikasi layanan transportasi online, Gojek juga memiliki sistem pembayaran digital GoPay.

Sementara Facebook yang merupakan perusahaan induk WhatsApp sudah lama terdengar sedang berusaha meluncurkan layanan pembayaran WhatsApp Pay di Indonesia.

Pada Agustus 2019 lalu, Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Onny Widjanarko, mengatakan, jika WhatsApp ingin menjadi Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP) di Indonesia harus mengikuti ketentuan Penyelenggaraan Transaksi Pembayaran (PTP).

“Kalau asing ingin menjadi PJSP di Indonesia harus tunduk kepada ketentuan PTP, yaitu harus berbadan hukum Indonesia dan mengajukan izin sebagai PJSP,” tutur Onny kepada Cyberthreat.id, Rabu (21 Agustus 2019).

Saat itu, WhatsApp dikabarkan tengah berunding dengan Gojek, DANA, dan OVO terkait dengan investasi pembayaran digital.

WhatsApp sendiri telah merilis dompet digitalnya sendiri di India akhir tahun lalu. WhatsApp Payment di India menawarkan layanan pembayaran peer-to-peer langsung, sedangkan di Indonesia kabarnya sebatas mendukung dompet digital lokal.

Jika meluncurkan WhatsApp Payment sendiri, Whatsapp harus bekerjasama dengan Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU) 4- kelompok bank dengan modal inti di atas Rp 30 triliun. Di Indonesia, hanya enam bank yang masuk katagori ini: BRI, BNI, Mandiri, BCA, Bank CIMB Niaga, dan Bank Panin.

Terkait pendanaan ke Gojek, Chief Operating Officer WhatsApp Matt Idema dalam sebuah postingan di blog resmi Facebook mengklaim bahwa Facebook Inc punya misi mendorong pertumbuha bisnis usaha kecil.

"Kami berharap dapat bekerja sama dengan Gojek untuk mendukung pertumbuhan jutaan usaha kecil, dan untuk kolaborasi di masa depan di Indonesia untuk mendukung ekonomi digital negara ini," tulis Idema.

Ada pun PayPal dikenal sebagai jaringan sistem pembayaran atau transaksi digital. Selain untuk berbelanja di toko online, PayPal juga bisa dipakai untuk pembelian game seperti di Epic Games Store.

Kepala pemasaran di PayPal International, Cameron McLean, dalam sebuah pernyataan mengatakan "kemampuan pembayaran PayPal akan diintegrasikan ke dalam layanan Gojek" dan memungkinkan para penggunanya untuk menggunakan GoPay di merchan PayPal secara global.

"Hubungan baru ini adalah langkah positif lain dalam perjalanan kami menuju menjadi mitra pembayaran pilihan di seluruh dunia, dan membantu mendorong perdagangan global dengan menghubungkan pasar-pasar dan jaringan pembayaran terkemuka dunia," kata PayPal dalam sebuah pernyataan.

Bagi Gojek, bergabungnya Facebook lewat WhatsApp dan Paypal ke dalam Gojek tentunya akan memperluas  jangkauan transaksi GoPay ke dalam jaringan pemasaran Facebook.

“Mayoritas usaha kecil di Indonesia bergantung pada uang tunai untuk beroperasi karena jumlah penduduk yang besar di negara tersebut. Pembayaran digital lebih aman daripada uang tunai, baik untuk bisnis maupun pelanggan. Dan pembayaran digital membantu lebih banyak orang berpartisipasi dalam ekonomi dan memberikan bisnis akses ke kredit yang sangat penting untuk pertumbuhan bisnis, ” Matt Idema.

Indonesia adalah salah satu pasar Asia terbesar untuk Facebook. Pada April lalu, Reuters melaporkan bahwa raksasa media sosial itu sedang dalam pembicaraan dengan perusahaan fintech lokal untuk meluncurkan layanan pembayaran mobile di Indonesia.

Seorang analis di Forrester, Meng Liu, mengatakan investasi ini membuka jalan bagi Facebook untuk  memperluas pembayaran digital dan layanan keuangannya ke Indonesia dan pasar Asia Tenggara. Seperti diketahui, selain di Indonesia, Gojek juga beroperasi di Singapura, Thailand, hingga Vietnam.

“Sektor pembayaran masih kurang terlayani dan peluang di pasar negara berkembang di Asia Tenggara seperti Indonesia bernilai miliaran dolar. Untuk Gojek, mereka akan dapat menyematkan penawaran dompet digital Facebook (seperti WhatsApp Pay) pada platform layanan gaya hidup mereka seperti belanja, transportasi dll, ”kata Meng Liu seperti dikutip Tech Crunch.

“Konsumen yang kurang terlayani oleh bank tradisional dan jaringan kartu akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan pembayaran digital yang ditawarkan oleh Facebook di masa depan. Dalam jangka panjang, jika rencana Libra Facebook (sekarang disebut Novi Financial) berhasil, juga akan ada peluncuran penawaran lintas batas inklusif ini kepada para pekerja imigran di pasar Asia Tenggara juga. Saya melihat kesepakatan itu sebagai langkah pertama untuk membangun infrastruktur untuk memperluas pembayaran Facebook dan bisnis fintech di wilayah ini, ”tambahnya.

Co-CEO Gojek, Andre Soelistyo mengatakan masuknya Facebook, PayPal, Google dan Tencent merupakan pengakuan di mana perusahaan teknologi paling inovatif di dunia melihat dampak positif Gojek terhadap Indonesia dan Asia Tenggara.[]

#facebook   #whatsapp   #gojek   #gopay   #paypal

Share:




BACA JUGA
Meta Luncurkan Enkripsi End-to-End Default untuk Chats dan Calls di Messenger
Lindungi Percakapan Sensitif, WhatsApp Luncurkan Fitur Secret Code
Fitur Baru WhatsApp: Protect IP Address in Calls
Malware NodeStealer Pasang Umpan Wanita Seksi untuk Bajak Akun Bisnis Facebook
Spyware CanesSpy Ditemukan dalam Versi WhatsApp Modifikasi