
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Jakarta, Cyberthreat.id – Tahun ini menjadi Lebaran bersejarah bagi Lintang Tribuana. Karena mudik dilarang sama pemerintah, ia terpaksa hanya berlebaran di kos. Padahal, keluarganya tinggal di Cikarang dan Depok, Jawa Barat, yang hanya dijangkau dalam 40-60 menit dari Jakarta.
Lintang sudah diwanti-wanti dari keluarganya agar tak usah pulang dulu Lebaran kali ini karena adanya pandemi virus corona (Covid-19).
Terpaksa, usai semua shalat Ied, Lintang menelepon keluarganya. Mereka bersilaturahmi secara virtual.
“Hari ini pertama kali silahturahmi online dan Lebaran sendirian karena tidak kumpul saudara,” tutur Lintang kepada Cyberthreat.id, Minggu (24 Mei 2020).
Untungnya, jaringan internet masih bagus, panggilan video (video call) ramai-ramai dengan kelaurga dan sahabatnya berjalan lancar. “Jadi cukup puas walaupun enggak bisa ketemu sama keluarga,” ujar perempuan 23 tahun itu yang bekerja di sebuah perusahaan swasta di Jakarta.
Sebelumnaya, Sekretaris Indonesia Cyber Security Forum (ICSF), Satriyo Wibowo, menyarangkan agar selama silaturahmi online bisa menggunakan sejumlah aplikasi telekonferensi video lokal, seperti UMeetMe, LiteMeet, dan Biznet Geo Meet.
Alasannya, kata dia, kestabilan kebutuhan jaringan internet bisa terjaga. Selain itu, ia juga menyarankan agar mengirimkan tautan undangan video call di kalangan terbatas demi keamanan silaturahmi online.
Bagaimana tanggapan dari masyarakat lain setelah melakukan silahturahmi online? Berikut cerita mereka:.
Suerlin (40), ibu rumah tangga, Malang, Jawa Timur
Ini bukan pertama kalinya kami sekeluarga melakukan silahturahmi online. Di tahun-tahun sebelumnya juga kami rutin silahturahmi secara online, karena tidak semua keluarga bisa datang ke Malang untuk Lebaran.
Alhamdulillah, untuk Lebaran kali ini jaringan lebih bagus sih dibandingkan tahun sebelumnya. Tadi menelepon keponakan saya di Jakarta lancar dan jaringannya bagus.
Tapi, berbeda ketika saya menelepon saudara di Kalimantan Timur. Saat vide call, gambarnya kurang bagus, sering terjeda. Mungkin karena jaringanya kurang bagus di sana, jadi ya begitu.
Devi Suci (24), staf swasta, Temanggung, Jawa Tengah
Lebaran saya di rumah saja sambil telepon-telepon saudara dan teman yang jauh di Jakarta. Selama panggilan telepon, saya tak mengalami gangguan sih. Jaringan di sini dan di tempat saudara yang dihubungi lancar dan bagus. Cukup puas dengan lebaran kali ini walaupun di rumah aja.
Elizabeth Aurora (21), mahasiswa, Jakarta Selatan
Layanan internet selama hari ini sangat baik. Mendukung kami yang enggak bisa mudik, tetap bisa silahturahmi secara online melalui video call.
Tadi pagi saya telepon orangtua dan saudara, alhamdulillah berlangsung dengan lancar tanpa ada gangguan kayak biasanya. Padahal saya sebelumnya mengira bakal banyak orang pakai video call ni, tapi ternyata berjalan lancar.
Hananti Putri (27), dokter, Bogor, Jawa Barat
Hari ini saya silaturahmi online sama calon suami yang ada di Sumatera. Sayangnya, jaringan di sana jelek jadi video call-nya beberapa kali reconnecting.
Kurang tau sih kenapa, padahal di Jabodetabek sinyal bagus-bagus saja, mungkin di daerah tempat calon suami saya kerja kurang bagus, jadi ya terjeda gitu.
Sebenarnya ini sudah sering terjadi sih, bukan di hari Lebaran saja. Di hari biasa kalau kami video call juga sering seperti ini.[]
Redaktur: Andi Nugroho
Share: