
YUpdate virus corona di Indonesia 30 April 2020 | Sumber: situs covid19.go.id
YUpdate virus corona di Indonesia 30 April 2020 | Sumber: situs covid19.go.id
Cyberthreat.id - Jumlah orang terpapar virus corona di Indonesia hingga Kamis (30 April 2020) terus bertambah. Situs covid19.go.id menyebut sepanjang hari kemarin jumlahnya bertambah 347 orang, membuat jumlah totalnya menjadi 10.118 orang. Dari jumlah itu, 1.522 orang sembuh (bertambah 131 dibanding kemarin), dan 792 orang meninggal (bertambah 8 orang).
Selain itu, terjadi penambahan 8.661 orang yang ditetapkan berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP). Penambahan ini menyebabkan total ODP menjadi 230.411 orang dari sebelumnya 221.750 orang. Sebagian diantaranya telah selesai dipantau.
Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) hari ini totalnya mencapai 21.827, bertambah 174 orang dari sehari sebelumnya. Mereka merupakan pasien yang mengalami gejala sakit mirip Covid-19, namun masih menunggu hasil pemeriksaan PCR.
Sebanyak 7.804 pasien positif corona masih menjalani perawatan. Ini setara dengan 77,13 persen dari total kasus.
Berdasarkan data per provinsi, penambahan kasus baru terbanyak terjadi di Jawa Timur dengan penambahan 86 kasus baru sehingga total yang terpapar virus corona di provinsi itu menjadi 958 orang.
Ini untuk pertama kalinya provinsi lain melaporkan kasus terbanyak yang biasanya terjadi di DKI Jakarta. Sementara di DKI Jakarta, kemarin terjadi penambahan 83 kasus baru.
Sedangkan untuk kasus sembuh, DKI Jakarta menjadi wilayah dengan sebaran pasien sembuh terbanyak yaitu 486 orang, disusul Jawa Timur sebanyak 157, Jawa Barat 143, Sulawesi Selatan 122, Bali 113 dan wilayah lain di Indonesia sehingga total mencapai 1.522 orang.
Berikut adalah rincian persebaran di 34 provinsi. Dari total 514 kabupaten/kota di Indonesia, sudah 310 yang terjangkit.
DKI Jakarta
Terkonfirmasi : 4.175 (bertambah 83, sebelumnya 4.092 kasus)
Sembuh : 486 (bertambah 46, sebelumnya)
Meninggal : 371 (bertambah 1, sebelumnya 370)
Jawa Barat
Terkonfirmasi : 1.012 (bertambah 3, sebelumnya 1.009)
Sembuh : 143 (bertambah 36, sebelumnya 107)
Meninggal : 83 (bertambah 4, sebelumnya 79)
Jawa Timur
Terkonfirmasi : 958 (bertambah 86, sebelumnya 872)
Sembuh : 157 (bertambah 5, sebelumnya 152)
Meninggal : 96 (bertambah 1, sebelumnya 95)
Jawa Tengah
Terkonfirmasi : 724 (bertambah 13, sebelumnya 711)
Sembuh : 102 (bertambah 1, sebelumnya 101)
Meninggal : 59 (tidak ada penambahan)
Sulawesi Selatan
Terkonfirmasi : 491 (bertambah 26, sebelumnya 465)
Sembuh : 122 (bertambah 4, sebelumnya 118)
Meninggal : 37 (sama)
Banten
Terkonfirmasi : 404 (bertambah 16, sebelumnya 388)
Sembuh : 34 (bertambah 1, sebelumnya 34)
Meninggal : 41 (sama)
Nusa Tenggara Barat
Terkonfirmasi : 230 (sama)
Sembuh : 31 (bertambah 7, sebelumnya 24)
Meninggal : 4 (sama)
Bali
Terkonfirmasi : 222 (bertambah 7, sebelumnya 215)
Sembuh : 113 (bertambah 17, sebelumnya 96)
Meninggal : 4 (sama)
Papua
Terkonfirmasi : 205 (bertambah 16, sebelumnya 189)
Sembuh : 47 (sama)
Meninggal : 6 (sama)
Kalimantan Selatan
Terkonfirmasi : 170 (bertambah 13, sebelumnya 157)
Sembuh : 20 (sama)
Meninggal : 6 (sama)
Sumatera Selatan
Terkonfirmasi : 150 (bertambah 6, sebelumnya 144)
Sembuh : 23 (bertambah 1, sebelumnya 22)
Meninggal : 3 (sama)
Sumatera Barat
Terkonfirmasi : 148 (bertambah 3, sebelumnya 145)
Sembuh : 25 (bertambah 1, sebelumnya 24)
Meninggal : 15 (sama)
Kalimantan Tengah
Terkonfirmasi : 145 (bertambah 18, sebelumnya 127)
Sembuh : 11 (sama)
Meninggal : 6 (sama)
Kalimantan Timur
Terkonfirmasi : 134 (bertambah 15, sebelumnya 119)
Sembuh : 12 (sama)
Meninggal : 1 (sama)
Sumatera Utara
Terkonfirmasi : 117 (bertambah 3, sebelumnya 114)
Sembuh : 41 (bertambah 1, sebelumnya 40)
Meninggal : 13 (bertambah 1, sebelumnya 12)
Kalimantan Utara
Terkonfirmasi : 100 (bertambah 8, sebelumnya 92)
Sembuh : 4 (bertambah 2)
Meninggal : 1 (sama)
Daerah Istimewa Yogyakarta
Terkonfirmasi : 95 (bertambah 1, sebelumnya 94)
Sembuh : 43 (bertambah 3, sebelumnya 40)
Meninggal : 7 (sama)
Kepulauan Riau
Terkonfirmasi : 89 (sama)
Sembuh : 11 (sama)
Meninggal : 9 (sama)
Sulawesi Tenggara
Terkonfirmasi : 62 (bertambah 9, sebelumnya 53)
Sembuh : 10 (bertambah 3, sebelumnya 7)
Meninggal : 2 (sama)
Kalimantan Barat
Terkonfirmasi : 58 (sama)
Sembuh : 7 (sama)
Meninggal : 3 (sama)
Sulawesi Tengah
Terkonfirmasi : 47 (sama)
Sembuh : 8 (sama)
Meninggal : 3 (sama)
Lampung
Terkonfirmasi : 46 (sama)
Sembuh : 13 (bertambah 2)
Meninggal : 5 (sama)
Sulawesi Utara
Terkonfirmasi : 45 (bertambah 1)
Sembuh : 14 (sama)
Meninggal : 4 (bertambah 1)
Sulawesi Barat
Terkonfirmasi : 42 (bertambah 4, sebelumnya 38)
Sembuh : 3 (sama)
Meninggal : 1 (sama)
Riau
Terkonfirmasi : 41 (sama)
Sembuh : 16 (bertambah 1)
Meninggal : 4 (sama)
Maluku Utara
Terkonfirmasi: 40 (bertambah 14, sebelumnya 26)
Sembuh: 3 (sama)
Meninggal: 0 (sama)
Papua Barat
Terkonfirmasi: 37 (sama)
Sembuh: 0 (sama)
Meninggal: 1 (sama)
Jambi
Terkonfirmasi: 32 (sama)
Sembuh: 1 (sama)
Meninggal: 0 (sama)
Maluku
Terkonfirmasi: 23 (sama)
Sembuh: 12 (bertambah 1)
Meninggal: 0 (sama)
Gorontalo
Terkonfirmasi: 15 (sama)
Sembuh: 2 (sama)
Meninggal: 1 (sama)
Bengkulu
Terkonfirmasi: 12 (sama)
Sembuh: 1 (sama)
Meninggal: 1 (sama)
Aceh
Terkonfirmasi: 10 (bertambah 1)
Sembuh: 4 (sama)
Meninggal: 1 (sama)
Kepulauan Bangka Belitung
Terkonfirmasi: 10 (sama)
Sembuh: 2 (sama)
Meninggal: 1 (sama)
Nusa Tenggara Timur
Terkonfirmasi: 3 (bertambah 2)
Sembuh: 1 (sama)
Meninggal: 0 (sama)
Catatan: Masih ada 26 kasus yang belum diketahui dari provinsi mana.
Akumulasi data tersebut diambil dari hasil uji spesimen sebanyak 94.599 yang dilakukan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) di 46 laboratorium. Sebanyak 72.351 kasus spesimen yang diperiksa didapatkan data 10.118 positif dan 62.233 negatif.
Adapun parameter usia kasus positif meliputi pada kelompok balita ada 0,6 persen dan remaja usia 15-29 ada 15 persen, pada usia 30-59 tahun sebanyak 54 persen, selanjutnya adalah pada rentang usia 60-79 tahun sebanyak 16 persen dan usia lanjut diatas 80 tahun sebanyak 1 persen.
“Bahwa sebagian besar yang positif COVID-19 adalah kelompok-kelompok produktif pada kisaran umur 30-59 tahun, di angka 54 persen. Mobiitas mereka ini tinggi," kata Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 Achmad Yurianto dalam keterangan resmi di Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Kamis (30/4).[]
Share: