
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Jakarta, Cyberthreat.id – Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Raden Prabowo Argo Yuwono menegaskan surel (email) mengatasnamakan Polri yang dikirim ke beberapa perusahaan bukan berasal dari Polri.
"Email itu hoaks, Polri tidak mengeluarkan email itu," kata Brigjen Argo, di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (23 April 2020) seperti dikutip dari Antaranews.com.
Surel yang beredar itu beralamat invitation@polri.go.id dengan nama Polisi Nasional Indonesia. Isi surel tentang permintaan kepada perusahaan,agar mendatangi Polri pada waktu yang disebutkan untuk menjalani investigasi.
"Isinya undangan dilakukan investigasi didampingi pengacara," kata Argo. Surel juga mencatut nama dan tanda tangan Kapolri Jenderal Idham Azis yang dipalsukan.
"Kapolri tidak pernah mengirim email kepada perusahaan. Email dengan domain Polisi Nasional Indonesia (invitation@polri.go.id) tidak terdaftar di Divisi Teknologi Informasi (Div TI). Tanda tangan juga bukan tanda tangan Kapolri," ujar Argo.
Ia meminta pihak-pihak yang menerima surat elektronik tersebut untuk tidak memercayai isinya, karena undangan klarifikasi resmi dari Polri pasti akan mencantumkan nomor telepon penyidik yang dapat dihubungi.
Argo juga meminta agar penerima dapat memastikan kebenaran surat elektronik yang diterimanya dengan berkomunikasi ke kantor polisi terdekat.
Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini mengatakan bahwa Polri dirugikan dengan beredarnya surat elektronik ini, dan Bareskrim Polri kini tengah melakukan penyelidikan untuk mencari pelaku.
Salah satu penerima surel adalah PT PAL Indonesia (Persero) yang diketahui dikirimkan pada Rabu (22/4) pukul 14.00 WIB.
Berikut surel yang beredar tersebut:
Selamat sore,
Kami harap Anda menerima surat ini dengan itikad baik.
Anda diundang oleh notifikasi ini ke Kepolisian Republik Indonesia terkait investigasi yang sedang berlangsung.
Harap tinjau dokumen yang terlampir untuk briefing dan hubungi pengacara Anda jika perlu.
Tanggal: 24 April 2020.
Waktu: 11.00 pagi
Terima kasih,
Drs. Idham Azis, M.Si.
Jenderal Polisi.
Share: