
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Praha, Cyberthreat.id – Bandara Praha dan rumah sakit regional di Republik Ceko menjadi target serangan peretas (hacker) yang berusaha menyusup ke jaringan teknologi informasinya. Namun, otoritas terkait menyatakan telah berhasil menggagalkannya.
"Upaya serangan pada halaman web bandara terdeteksi dalam fase persiapan," kata juru bicara bandara dalam sebuah pernyataan email seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (18 April 2020).
Dengan penggagalan tersebut, "mencegah penyebaran mereka dan semua fase lebih lanjut yang bisa berpotensi membahayakan perusahaan," tutur jubir.
Sementara, sebuah rumah sakit regional di kota Karlovy Vary, Ceko barat, diserang dua kali semalam pada Sabtu dan telah menggagalkan upaya tersebut.
Beberapa rumah sakit lain di Ceko juga melaporkan upaya serangan pada sistem komputer mereka pada Jumat (17 April) dan mereka mengatakan telah memblokir serangan itu.
Pada Kamis (16 April), Badan Siber Nasional dan Keamanan Informasi Republik Ceko (NUKIB) telah memperkirakan serangan siber yang menyerang rumah sakit dalam beberapa hari mendatang. Malware yang digunakan dalam serangan dirancang untuk merusak atau menghancurkan komputer korban, menurut NUKIB.
Seorang pejabat Ceko yang berbicara dengan syarat anonim mengatakan belum jelas siapa yang bertanggung jawab atas aktivitas serangan siber itu. Namun, ia menilai serangan itu tampaknya berasal dari "musuh yang serius dan maju."
Pada Sabtu, Menteri Luar Negeri Ceko Tomas Petricek mengecam serangan tersebut sebagai tindakan "sangat kejam" selama pandemi Covid-19. Melalui Twitter-nya, ia berharap para ahli keamanan siber Ceko bisa mengetahui siapa pelakunya.[]
Share: