IND | ENG
Situs Corona Jakarta Koreksi Data, Kelurahan Kebon Kosong Tak Lagi Terbanyak

Koreksi data kelurahan Kebon Kacang di situs corona.jakarta.go.id pada 18 April 2020

Situs Corona Jakarta Koreksi Data, Kelurahan Kebon Kosong Tak Lagi Terbanyak
Yuswardi A. Suud Diposting : Sabtu, 18 April 2020 - 20:00 WIB

Cyberthreat.id - Situs web corona.jakarta.go.id yang dikelola oleh Unit Pelaksana Jakarta Smart City mengoreksi data jumlah orang yang positif terpapar virus corona di Kelurahan Kebon Kosong, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Jika pada Sabtu siang 18 April 2020 jumlah yang positif corona di kelurahan itu tertulis 49 orang, pada Sabtu malam telah menyusut drastis menjadi 15 orang. Setelah perubahan itu, posisi Kelurahan Kebon Kosong turun ke urutan 24, dari sebelumnya di urutan teratas kelurahan yang terbanyak terpapar virus corona di Jakarta.   

Tidak diketahui pasti apa yang sesungguhnya terjadi dengan sistem pendataan. Tak ada pula pemberitahuan apa pun di situs itu terkait perubahan data itu.  Tiba-tiba saja angkanya berubah. Di sana, update data tertulis dilakukan pada pagi tadi pukul 09.00 WIB, masih sama seperti ketika koreksi data Kelurahan Kebon Kacang belum dilakukan.

Cyberthreat.id mencoba menghubungi Kepala Unit Pelaksana Jakarta Smart City, Yudhistira Nugraha, lewat pesan WhatsApp pada Sabtu malam (18 April 2020). Namun, meski beberapa kali terlihat 'online' di statusnya, Yudhistira tak kunjung membalas pesan yang dikirim hingga dua jam kemudian. Yudhistira yang biasanya ramah merespon pertanyaan, kini mendadak pelit bicara.

Sebelumnya, portal berita suara.com menurunkan laporan tentang keluhan dari Lurah Kebon Kosong, Suparjo, yang mengaku pusing setelah kelurahan yang dipimpinnya tercatat sebagai kelurahan dengan kasus positif Covid-19 terbanyak di Jakarta.

Menurut Suparjo, sejauh yang dia tahu, hanya sekitar 10 orang warganya yang terpapar corona. Itu pun, sebagian diantaranya sudah dinyatakan sembuh.

Suparjo bilang, penambahan data terjadi kemungkinan besar karena pasien yang dirawat di Wisma Atlet yang berada di kelurahan yang dia pimpin, juga dimasukkan dalam data Kelurahan Kebon Kosong.

Tak terima dengan kondisi itu, Suparjo pun protes ke pihak terkait. Sebab, ia juga dikomplain oleh warganya lantaran penambahan data itu menimbulkan kepanikan di kalangan warga.  

"Tiap hari masuk (pasien baru di Wisma Atlet, masukin ke (data) Kebon Kosong, pusing saya jadi lurahnya. Nggak benar itu," kata Suparjo.

Kini, setelah perubahan dilakukan, Petamburan kembali menjadi kelurahan yang warganya terbanyak terpapar virus corona dengan 50 kasus.

Berikut adalah 10 kelurahan terbanyak terpapar virus corona setelah perubahan data dilakukan.

1. Petamburan: 50 kasus
2. Kelapa Gading Barat: 31 kasus
3. Pegadungan : 29 kasus
4. Sunter Agung : 29 kasus
5. Pondok Kelapa : 28 kasus
6. Maphar : 26 kasus
7. Pondok Pinang : 26 kasus
8. Bintaro : 24 kasus
9. Kalideres : 23 kasus
10. Kebon Jeruk : 23 kasus

Pembaruan data ini tidak mengubah jumlah kasus positif. Jumlah totalnya masih sama seperti tadi siang yaitu 2.902 kasus dengan rincian 1.769 orang dirawat, 206 sembuh, 257 meninggal, dan 670 orang menjalani isolasi mandiri. Namun, jumlah kelurahan yang terpapar corona bertambah dari 244 menjadi 247 kelurahan (dari total 267 kelurahan).

Sebagai catatan, data yang meninggal belum termasuk mereka yang meninggal sebelum hasil uji spesimennya keluar.  Untuk kategori ini, hingga 18 April, ada 1.114 jenazah yang dimakamkan dengan prosedur tetap (protap) Covid-19.[]

Berita sebelumnya:

#corona   #online   #dashboard   #petainteraktif   #covid19   #dkijakarta   #jejakpenularan   #klusterpenularan   #datacovid19

Share:




BACA JUGA
Hingga Akhir Tahun 2023, Kominfo Tangani 12.547 Isu Hoaks
Putus Akses Lebih dari 800 Ribu Konten, Gerak Cepat Menteri Budi Arie Berantas Judi Online
Menkominfo Kecam Peretasan Laman kompas.id
Antisipasi Deep Fake, Wamen Nezar Patria: Kominfo Lindungi Kelompok RentanĀ 
Tekan Kasus Penipuan Online, Kominfo Buka AduanNomor.id