IND | ENG
Hidup Higienis di Dunia Maya Menurut BSSN

Ilustrasi | Foto: freepik.com

Hidup Higienis di Dunia Maya Menurut BSSN
Oktarina Paramitha Sandy Diposting : Jumat, 17 April 2020 - 15:58 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id – Di tengah pandemi Covid-19, setiap orang kini diminta menerapkan hidup bersih atau higienis, seperti cuci tangan dengan sabun dan selalu memakai masker.

Namun, perilaku higienis juga perlu dilakukan di dunia maya saat Anda berselancar dari situs web satu ke situs web lainnya. Ini karena penjahat siber juga memanfaatkan tren Covid-19 untuk menjerat korban dengan serangan phishing atau bentuk-bentuk lainnya.

Perilaku higenis dalam dunia siber sering dikenal dengan sebutan “Cyber Hygiene”, kebiasaan pengguna internet untuk meningkatkan keamanan siber pada saat beraktivitas daring (online).

Untuk hidup higienis saat berselancar, Anda bisa mengikuti sejumlah panduan yang dikeluarkan oleh Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui portal KliKS BSSN, yang diakses Jumat (17 April 2020), di bawah ini:

  • Router yang aman dan firewall

Pastikan jaringan internet yang digunakan telah dilindungi dengan router yang aman dan menggunakan firewall untuk mencegah pengguna yang tidak sah mengakses data, surel (email), aplikasi, peramban web (web browser), dan lain-lain.

Selalu gunakan kata sandi (password) untuk melindungi jaringan nirkabel (wi-fi). Ikuti kaidah pembuatan kata sandi. Jika akan mengakses komputer kantor dari rumah, pastikan menggunakan layanan jaringan pribadi virtual (VPN) dan firewall.

  • Update antivirus secara berkala

Pasang antivirus dan selalu lakukan update secara berkala. Lakukan pemindaian rutin untuk melindungi komputer  dari virus dan malware.

  • Gunakan aplikasi dari sumber terpercaya

Gunakanlah aplikasi dari sumber terpercaya, lalu selalu lakukan update pada semua sistem operasi (OS), peramban web, dan perangkat lunak lainnya secara teratur untuk memastikan bahwa security patch dipasang dengan benar dan tepat waktu.

  • Kata sandi kuat dan aktifkan multifactor authentication

Gunakanlah password yang kuat. Jangan pernah beritahu password ke orang lain dan gantilah secara rutin. Selanjutnya, aktifkanlah multifactor authentication (MFA) untuk menambah keamanan perangkat yang digunakan.

  • Berselancarlah secara aman

Berselancarlah secara aman dengan cara mengatur privasi dan keamanan pada peramban. Atur mesin pencari pada peramban agar tidak merekam pola dan konten yang dicari. Pastikan laman yang dikunjungi diawali dengan HTTPS. Jika mendapati tautan yang dipersingkat, cek dulu kebenaran laman web tersebut. Pasanglah plugin peramban web dari sumber yang tepercaya.

  • Biasakan membuka email dengan aman

Jangan pernah membuka suatu tautan ataupun lampiran dari email yang tidak dikenal. Hapus, blokir, dan laporkan akun email tersebut. Jangan pernah mengirimkan informasi kredensial lewat email. Jika terpaksa mengirimkan lewat surel, enkripsi dulu informasi kredensial sebelum dikirimkan. Lalu, gunakanlah layanan email yang dilengkapi dengan end-to-end encryption.

  • Pisahkan file pribadi dengan file kantor

Pisahkan file pribadi dengan file kantor, lalu gunakan password untuk mengakses kedua file tersebut.

  • Cadangkan data secara rutin

Lakukan pencadangan data secara rutin. Apabila dikemudian hari terjadi insiden yang mengakibatkan data terhapus, pengguna dapat segera mengembalikannya melalui cadangan data yang telah disimpan.

  • Berhati-hati dan teliti dalam berbelanja online

Berhati-hatilah dan selektif dalam berbelanja online. Pastikan berbelanja di situs tepercaya dan diawali dengan HTTPS agar data yang dikirimkan aman. Pastikan penjual terverifikasi dan memiliki nilai reputasi yang bagus. Pastikan pembayaran yang dilakukan sesuai dengan barang yang kamu beli.

  • Musnahkan data saat jual perangkat

Terakhir, pastikan data di komputer atau smartphone yang akan dijual sudah bersih. Lakukan pemusnahan data agar data sebelumnya tidak dapat dimunculkan kembali oleh pemilik baru perangkat.[]

Redaktur: Andi Nugroho

#cyberhygiene   #internet   #keamanansiber   #ancamansiber   #serangansiber   #covid-19

Share:




BACA JUGA
Seni Menjaga Identitas Non-Manusia
Indonesia Dorong Terapkan Tata Kelola AI yang Adil dan Inklusif
SiCat: Inovasi Alat Keamanan Siber Open Source untuk Perlindungan Optimal
BSSN Selenggarakan Workshop Tanggap Insiden Siber Sektor Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata
Survei APJII, Pengguna Internet Indonesia 2024 Mencapai 221,5 Juta Jiwa