IND | ENG
Google Hadirkan Mengajar dari Rumah Berbahasa Indonesia, Bisa Apa Saja?

Laman Mengajar dari Rumah besutan Google

Google Hadirkan Mengajar dari Rumah Berbahasa Indonesia, Bisa Apa Saja?
Yuswardi A. Suud Diposting : Kamis, 16 April 2020 - 19:32 WIB

Cyberthreat.id - Pandemi Covid-19 yang sudah menjalar ke lebih dari 200 negara di dunia saat ini membuat aktivitas belajar mengajar di sekolah terpaksa dihentikan, tak terkecuali di Indonesia. Raksasa teknologi Google pun meluncurkan program Mengajar dari Rumah.

Program ini merupakan bagian dari Google for Education. Sebelumnya, bekerjasama dengan lembaga PBB Unesco, program serupa telah tersedia dalam berbagai bahasa. Untuk halaman berbahasa Indonesia, diluncurkan kemarin, 15 April 2020.

Dalam catatan Google, saat ini ada lebih dari 700 juta siswa di seluruh dunia tidak bisa sekolah, termasuk 62 juta diantaranya adalah siswa Indonesia.

"Mengajar dari Rumah adalah pengembangan dari langkah-langkah yang telah kami lakukan untuk mendukung pendidikan jarak jauh, dengan menyediakan fitur-fitur premium Google Meet secara gratis bagi semua pelanggan G Suite dan G Suite for Education hingga September 2020, serta menyediakan pelatihan dan tips melalui Google, YouTube dan YouTube Learning," kata Managing Director, Google Indonesia, Randy Jusuf, dalam keterangan tertulis, Rabu (15 April 2020).

Untuk Indonesia, Google menggandeng Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Staf Khusus Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pembelajaran Iwan Syahril berharap inisiatif dari Google itu bisa menjadi pemacu semangat belajar.

"Mudah-mudahan ekosistem pendidikan Indonesia semakin terpacu kesiapannya untuk menggunakan teknologi dalam pembelajaran,” katanya.

Bagaimana menggunakannya?
Untuk bisa menggunakan fasilitas itu sekolah atau pengajar bisa mengakses laman g.co/mengajardarirumah. Nantinya, sekolah atau institusi pendidikan harus membuat akun di G Suite for Education. Sekolah yang hendak didaftarkan, harus memiliki situs web. Tanpa itu, formulir pendaftaran online tidak bisa dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Untuk ini, Google mengatakan telah membantu membuat domain khusus yang bisa mendukung 1,8 juta akun pengajar dan siswa di lebih dari 4.600 sekolah di Jakarta, sehingga mereka bisa mengakses G Suite for Education dengan lebih mudah.

Di laman g.co/mengajardarirumah Google menyediakan sejumlah tutorial panduan yang semuanya mengarahkan para guru untuk menggunakan produk bermacam produk Google seperti Google Meet untuk konferensi video mengajar jarak jauh, Google Slide untuk pemaparan presentasi, panduan membuat situs menggunakan Google Sites, mengajak siswa berdiskusi lewat Google Classroom, berbagi materi pembelajaran lewat Google Drive, membuat grup chat menggunakan Hangouts Chat, dan membuat milis untuk komunikasi berkelompok menggunakan Google Grup.

Satu hal yang tidak dijelaskan Google: raksasa teknologi asal Amerika itu sedang mengarahkan sekolah dan pelajar di seluruh dunia untuk lebih akrab dan tergantung dengan produk-produk mereka.

Saat pandemi ini berakhir, seperti data Google, perusahaan itu akan mendapat tambahan 700 juta pengguna baru dari siswa-siswi di seluruh dunia []

#google   #mengajardarirumah   #googleclassroom

Share:




BACA JUGA
Google Mulai Blokir Sideloading Aplikasi Android yang Berpotensi Berbahaya di Singapura
Google Penuhi Gugatan Privasi Rp77,6 Triliun Atas Pelacakan Pengguna dalam Icognito Mode
Malware Menggunakan Eksploitasi MultiLogin Google untuk Pertahankan Akses Meski Kata Sandi Direset
Google Cloud Mengatasi Kelemahan Eskalasi Hak Istimewa yang Berdampak pada Layanan Kubernetes
Penting: Kerentanan Zero-Day Chrome Terbaru yang Dieksploitasi di Alam Liar – Upadate-ASAP