IND | ENG
Aplikasi Telekonferensi WebEx Catat Rekor 324 Juta Pengguna

Platform WebEx Cisco | Foto: Cisco

Aplikasi Telekonferensi WebEx Catat Rekor 324 Juta Pengguna
Andi Nugroho Diposting : Minggu, 05 April 2020 - 08:00 WIB

Cyberthreat.id – Aplikasi telekonferensi video marak diunduh dan digunakan masyarakat selama pandemi global Covid-19.

Platform pertemuan daring itu dipakai mulai anak-anak sekolah, rapat pemerintahan dan perusahaan, bahkan hingga layanan gereja.

Salah satu platform yang dipakai ialah WebEx. Aplikasi buatan Cisco Systems Inc itu bersaing kuat dengan Zoom dan Microsoft Teams, aplikasi serupa yang juga naik daun selama tiga bulan terakhir.

Wakil Presiden Senior dan Manajer Umum Cisco Collaboration, Sri Srinivasan, mengatakan, selama Maret 2020 WebEx mencatat rekor dengan dipakai 324 juta pengguna. Terjadi pemakaian dua kali lipat di Amerika Serikat, demikian seperti ditulis Reuters, Sabtu (4 April 2020).


Berita Terkait:


Sekadar diketahui, pengguna Zoom juga melambung menjadi lebih dari 200 juta selama Maret lalu dari sebelumnya hanya 10 juta pengguna, seperti disampaikan pengembang di blog perusahaannya, Rabu (1 April).

Sementara, “WebEx tumbuh 2,5 kali lipat di Amerika, empat kali lipat di Eropa dan 3,5 kali lipat di Asia Pasifik. Pertumbuhan kami bersumber dari ekspansi perusahaan, pendidikan, dan layanan telehealth,” kata Sri Srinivasan.

Sekitar 73 juta pertemuan terjadi selama Maret lalu dan lebih dari 22 juta pertemuan per pekan dalam dua pekan terakhir, Sri Srinivasan menambahkan.

Cisco mengatakan jumlah pengguna terbaru meningkat lebih dari dua kali lipat sejak Januari 2020. Cisco juga menjamin bahwa seluruh komunikasi pengguna terlindungi dalam enkripsi.[]

#covid-19   #viruscorona   #workfromhome   #wfh   #webex   #cisco   #zoom   #telekonferensi

Share:




BACA JUGA
Waspadai Kerentanan pada Perangkat Lunak IOS dan IOS XE Setelah Upaya Eksploitasi
Cisco Kenalkan Platform Keamanan Siber Terpadu Berbasis AI
Peneliti Temukan Kelemahan ProtokolĀ  WiFi. Sejumlah Produk Terkemuka Terkena Imbas
Rusia Larang Penggunaan Aplikasi Perpesanan Asing di Instansi Pemerintah
Pengguna Router Cisco Keluaran 2020 Berisiko. Ada Bug Kritis, Tapi Patch Tak Akan Dirilis