
Peta sebaran virus corona DKI Jakarta, 2 April 2020
Peta sebaran virus corona DKI Jakarta, 2 April 2020
Cybthreat.id - Situs corona.jakarta.go.id milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah memperbaharui data perkembangan terkini penanganan wabah virus corona di daerah itu pada Kamis (2 April 2020) pukul 08.00 WIB.
Dalam data terbaru ini, terjadi penambahan 77 kasus positif, dari 808 sehari sebelumnya menjadi 885 kasus. Dari jumlah itu, 90 orang meninggal (sebelumnya 85 orang), dan 52 orang dinyatakannya sembuh (sebelumnya 50).
Selain itu, masih ada 706 kasus yang sedang menunggu hasil pemeriksaan. Tercatat, sebaran virus corona telah menjangkau 553 titik kelurahan dan masih ada 332 kasus yang lokasinya belum terverifikasi.
Berdasarkan peta sebaran, Duren Sawit yang dua hari lalu belum termasuk dalam 15 kelurahan terbanyak, kini memiliki 11 kasus positif. Begitu pula Menteng Dalam, kini punya 9 kasus positif. (Lihat berita sebelumnya: Peta Corona Jakarta per 31 Maret: Ini 15 Kelurahan Terbanyak).
Berikut adalah 14 kelurahan terbanyak kasus positif Covid-19 di Jakarta hingga Kamis pagi (2 April 2020).
1. Pegadungan (Jakarta Barat) sebanyak 19 kasus
2. Senayan (Jakarta Selatan) 17 kasus
3. Kelapa Gading Timur (Jakarta Utara) 15 kasus
4. Kebon Jeruk (Jakarta Barat) 14 kasus
5. Tomang (Jakarta Barat) 13 kasus
6. Kalideres (Jakarta Barat) 11 Kasus
7. Duren Sawit (Jakarta Timur 11 kasus)
8. Pondok Pinang (Jakarta Selatan) 11 Kasus
9. Cilandak Barat (Jakarta Selatan) 10 kasus
10. Srengseng (Jakarta Barat) 9 kasus
11. Menteng Dalam (Jakarta Pusat) 9 kasus
12. Sunter Agung (Jakarta Utara) 8 kasus
13. Bangka (Jakarta Selatan) 8 kasus
14. Pondok Kelapa (Jakarta Timur) 8 kasus
Selain pasien yang terkonfirmasi positif,saat ini ada 823 orang (dua hari lalu 757 orang) Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sedang menjalani perawatan (dari total 1.1196 orang, 373 lainnya dinyatakan sehat). PDP adalah orang dengan gejala sakit yang sama dengan pasien corona, namun hasil uji laboratoriumnya belum keluar.
Sedangkan Orang dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 498 orang (sebelumnya 502 orang), dari total 2.394 orang (1.896 lainnya selesai dipantau). ODP adalah orang yang mengalami gejala ringan dan dibolehkan melakukan karantina mandiri selama 14 hari sesuai masa inkubasi virus.Akumulasi PDP dan ODP per kota di Jakarta seperti terlihat dalam gambar di bawah ini.
Selain peta sebaran kasus yang memuat data hingga level kelurahan, DKI Jakarta juga membuat 'Peta Kronologis dan Perkembangan Kasus Covid-19'. Peta ini antara lain memuat jejak lokasi yang pernah dikunjungi pasien positif Covid-19. Sayangnya, peta ini kurang update. Sejak dua pekan lalu, baru 28 kasus yang ditampilkan jejak lokasinya dan sebagiannya juga tidak lengkap. (Lihat: Situs DKI Jakarta Buka Lagi Jejak Lokasi 8 Pasien Covid-19)
Pada Senin kemarin, Gubernur Anies Baswedan mengatakan ada 283 orang yang telah dimakamkan sesuai prosedur tetap Covid-19 selama wabah ini melanda. Mereka adalah orang-orang yang belum sempat dites, atau hasil tesnya belum keluar pada saat meninggal. Walau pun begitu, mereka tetap dimakamkan dengan perlakuan seperti protap korban Covid-19 untuk berjaga-jaga agar tidak menularkan ke orang lain jika ternyata nanti hasilnya positif. Itu sebabnya, mereka ini belum dimasukkan sebagai korban positif Covid-19. (Lihat: Kata Anies 283 Warga DKI Meninggal, Kenapa Data di Web Beda?).[]
Update:
Update Corona Indonesia per 2 April: Data Provinsi Dibanding Kemarin
Share: