
Ilustrasi
Ilustrasi
Cyberthreat.id - Pandemi Covid-19 melahirkan fenomena global work from home (WFH) atau bekerja dari rumah yang dilakukan secara serentak oleh masyarakat global. Ajakan bekerja di rumah, belajar di rumah, hingga beribadah di rumah semakin masif diikuti dengan belanja dari rumah menggunakan platform digital dengan koneksi internet.
Perkembangan selanjutnya adalah meningkatnya ancaman dan aksi kriminal saat banyak masyarakat memanfaatkan belanja online dan work from home tersebut. Penggunaan aplikasi, transaksi elektronik, dompet digital tentu saja menimbulkan kesempatan bagi penjahat cyber yang oportunistik.
Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) melalui akun media sosial-nya memberikan sejumlah tips 'aman dan nyaman' berbelanja online selama konsumen menerapkan work from home. Tips yang dikemas dengan tajuk "belanja online sambil rebahan di rumah" ini setidaknya dapat menjadi acuan bagi masyarakat yang hendak menikmati masifnya digitalisasi:
Berikut tips dari BSSN:
1. Gunakan e-Commerce terpercaya dan pastikan situsnya menggunakan https.
2. Aplikasi resmi atau pastikan mengunduhnya dari sumber resmi.
3. Cek rekening penjual dengan cara mengeceknya di cekrekening.id terlebih jika berbelanja di media sosial.
4. Jangan gunakan WiFi gratisan atau transaksi dengan jaringan terpercaya.
5. Gunakan password yang kuat dengan cara mengaktifkan verifikasi dua langkah (2FA).
6. Selalu waspada penipuan terutama yang mengatasnamakan e-Commerce tertentu.
7. Aktifkan PIN pada aplikasi uang elektronik.
8. Aktifkan AntiVirus dengan cara melakukan update secara berkala.
Share: