IND | ENG
Dampak Covid-19, Blibli Batasi Penjualan Bahan Pokok

Ilustrasi : Faisal Hafis/Cyberthreat.id

Dampak Covid-19, Blibli Batasi Penjualan Bahan Pokok
Faisal Hafis Diposting : Sabtu, 21 Maret 2020 - 10:28 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id - Senior Vice President of Trade Partnership Blibli, Fransisca Krisantia Nugraha, mengatakan pandemi virus corona (Covid-19) telah berdampak pada tren belanja online. Dampak tersebut seiring maraknya tren bekerja di rumah (work from home) dan social distancing sehingga belanja online melalui platform e-commerce menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Blibli, kata Francisca, telah melakukan pembatasan dalam penjualan produk pangan dan hand sanitizer. Pembatasan itu dilakukan secara otomatis melalui platform aplikasinya seperti membatasi pembelian beras, minyak goreng, mie instan, cairan antiseptik, hand sanitizer dan sabun cuci tangan.

"Dengan membatasi pembelanjaan, kami ingin memastikan semua pelanggan mendapatkan kesempatan untuk mendapatkan produk yang mereka butuhkan," kata Fransisca dalam siaran pers yang dikirimkan kepada Cyberthreat.id, Jumat (20 Maret 2020).

Pembatasan pembelian produk pangan dilakukan dengan cara mengatur secara otomatis agar kuantitas atau jumlah produk yang dapat dimasukan ke keranjang belanja sesuai batas. Sebagai contoh, pengguna hanya dapat membeli 2 dus atau box mie instan di platform Blibli.

Ketika pelanggan memasukan lebih dari batas kuantitas yang telah ditentukan, pelanggan tidak dapat melanjutkan proses check out hingga pembayaran. Penerapan ini berlaku untuk produk yang disediakan oleh Blibli maupun produk yang dijual oleh mitra merchant Blibli.

Mengontrol Harga

Blibli juga melakukan pemantauan rutin terhadap harga dari produk yang dijual oleh merchant di platform Blibli. Hal ini dilakukan guna menjamin harga tetap stabil, terutama untuk bahan pangan dan kesehatan.

"Apabila kami menemukan harga yang tidak normal dari para merchant, kami akan menindak mereka dengan tegas melalui peringatan keras, diikuti dengan penangguhan produk yang dijual agar tidak dapat diakses oleh publik."

Blibli juga menjamin kebersihan produk dan paket saat pengantaran produk sehingga pihaknya meninggikan standar operasional prosedur (SOP) sanitasi di gudang, hub, dan layanan logistik Blibli Express Service (BES).

"Peningkatan SOP atau pengiriman tanpa kontak (contactless shipping) guna mengurangi kontak langsung antara kurir BES dan pelanggan. Tanda tangan elektronik yang seharusnya dilakukan saat pelanggan menerima paket pun telah diganti dengan pengambilan foto oleh kurir."

Penyesuaian yang dilakukan Blibli dijalankan setelah pandemi virus corona di Indonesia yang masih terus berlanjut. Pemerintah per Jumat (20 Maret 2020) mengumumkan sebanyak 369 pasien positif terinfeksi corona dengan rincian 32 kasus meninggal dan 17 kasus sembuh. Bertambah 60 kasus yang sebelumnya terdapat 309 pasien positif Covid-19. []

Redaktur: Arif Rahman

#Corona   #Blibli   #platformdigital   #belanjaonline   #otomatisasi   #ekonomidigital   #transaksielektronik   #sistemelektronik

Share:




BACA JUGA
Luncurkan Markas Aceh, Wamen Nezar Dorong Lahirnya Start Up Digital Baru
Wujudkan Visi Indonesia Digital 2045, Pemerintah Dorong Riset Ekonomi Digital
Ekonomi Digital Ciptakan 3,7 Juta Pekerjaan Tambahan pada 2025
Pelindungan Konsumen Perkuat Kepercayaan pada Keuangan Digital
Wamenkominfo Nezar Patria Dorong Startup Kembangkan Alternatif Pendanaan