IND | ENG
Microsoft Buat Peta Interaktif Sebaran Covid-19 Global

Tangkapan layar peta interaktif bikinan Microsoft Bing

Microsoft Buat Peta Interaktif Sebaran Covid-19 Global
Tenri Gobel Diposting : Senin, 16 Maret 2020 - 11:26 WIB

Cyberthreat.id - Tim Microsoft Bing meluncurkan portal web yang menampilkan peta interaktif persebaran virus corona di seluruh dunia, pada Minggu malam,(15 Maret 2020) waktu Amerika Serikat.

"Banyak orang Bing bekerja (dari rumah) minggu lalu untuk membuat pemetaan dan sumber berita resmi untuk info COVID19," kata Michael Schechter, General Manager Bing Growth and Distribution di Microsoft.

Melansir dari ZDnet, situs web buatan tim Bing dapat diakses di bing.com/covid. Peta ini menampilkan statistik infeksi terkini untuk setiap negara di seluruh dunia dan semua negara bagian Amerika Serikat.

Data dikumpulkan dari sumber-sumber resmi seperti Badan Kesehatan Dunia (WHO), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), dan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC).

Pantauan Cyberthreat.id pada Senin (16 Maret 2020), situs web buatan Microsoft tersebut menampilkan total kasus Covid-19 diberbagai negara di dunia. Dengan mengklik salah satu daftar negara yang ada, nantinya akan muncul informasi angka terkait kasus yang aktif, telah sembuh, dan meninggal. Namun, tidak menampilkan informasi data terkait daerah maupun usia.

Informasi tentang Indonesia, misalnya. Menampilkan 117 kasus positif Covid-19 (5 diantaranya meninggal dan 8 dinyatakan sembuh). Ini sesuai dengan data terakhir yang diumumkan pemerintah pada Minggu siang (15 Maret 2020).

Di bawah data itu, muncul sejumlah link berita dan video berbahasa Inggris tentang informasi terkait virus corona di Indonesia.

Microsoft mengumumkan situs web ini dua hari setelah Presiden Trump mengatakan Google mulai bekerja sama dengan pemerintah untuk membuat portal terkait Covid-19. Situs itu nantinya akan mengajukan pertanyaan kepada warga AS, untuk mendeteksi apakah mereka perlu melakukan tes virus corona atau tidak.

Situs web Google sedang dibangun oleh Verily, anak perusahaan Alphabet yang fokus pada layanan kesehatan. Lebih dari 1.700 insinyur saat ini bekerja membuat  situs itu, kata Presiden Trump.[]

Editor: Yuswardi A. Suud

#corona   #online   #dashboard   #petainteraktif

Share:




BACA JUGA
Hingga Akhir Tahun 2023, Kominfo Tangani 12.547 Isu Hoaks
Putus Akses Lebih dari 800 Ribu Konten, Gerak Cepat Menteri Budi Arie Berantas Judi Online
Menkominfo Kecam Peretasan Laman kompas.id
Antisipasi Deep Fake, Wamen Nezar Patria: Kominfo Lindungi Kelompok RentanĀ 
Tekan Kasus Penipuan Online, Kominfo Buka AduanNomor.id