IND | ENG
Ini Sejumlah Aplikasi Sekolah Online Selama Wabah Covid-19

Mendikbud RI Nadiem Makarim | Foto: Antaranews.com

Ini Sejumlah Aplikasi Sekolah Online Selama Wabah Covid-19
Andi Nugroho Diposting : Minggu, 15 Maret 2020 - 20:25 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Makarim mengapresiasi dukungan berbagai perusahaan teknologi pendidikan memfasilitasi anak-anak sekolah untuk tetap belajar secara online selama wabah corona ( Covid-19).

Pemerintah menetapkan bahwa sekolah-sekolah mulai Senin (16 Maret 2020) diliburkan selama dua pekan ke depan menyusul wabah corona yang semakin meluas di Indonesia. Tercatat, hingga Minggu (15 Maret) ada pasien positif corona sebanyak 117 jiwa dengan rincian: 104 jiwa dirawat, lima pasien meninggal, dan delapan sembuh.

"Kami menghargai mitra-mitra di sektor swasta yang secara sukarela mendukung sistem pendidikan nasional dan memastikan para siswa dapat terus belajar berdasarkan target yang telah ditetapkan oleh guru dan sekolah," ujar Mendikbud dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Minggu, seperti dikutip dar Antaranews.com.

Ia mengatakan, saat ini kerja sama penyelenggaraan sekolah daring telah dilakukan dengan berbagai pihak, seperti Google Indonesia, Kelas Pintar, Microsoft, Quipper, Ruangguru, Sekolahmu, dan Zenius. Kemendikbud sendiri memiliki portal belajar sendiri, yakni Rumah Belajar.

Menurut dia, Google membantu para siswa dan guru melalui G Suite for Education, alat pembelajaran kolaboratif antara guru dan siswa yang tersedia gratis dari Google.

Sekolah dapat menggunakan hangouts meet—alat konferensi video yang tersedia untuk seluruh pengguna G Suite dan Google Classroom untuk mengikuti kelas dan melanjutkan pembelajaran jarak jauh dari rumah.

Hingga 1 Juli 2020, Google menyediakan fitur hangouts meet yang paling lengkap secara gratis yang meliputi kemampuan live streaming hingga 100.000 penonton dalam suatu domain dan pertemuan besar hingga 250 peserta per kelas hingga 1 Juli 2020 yang bisa direkam dan disimpan di Google Drive untuk akses di kemudian hari.

"Melalui G Suite for Education, para siswa dapat terus belajar meski ketika akses internet lambat atau tidak tersedia dan di manapun mereka berada," kata Public Policy dan Government Relations Manager Google Indonesia Danny Ardianto.

Pendiri Kelas Pintar Fernando Uffie menyatakan siswa bisa tetap belajar secara daring, guru bisa tetap memberikan pendampingan dalam proses belajar siswa, dan orang tua bisa memonitor perkembangan belajar anaknya.

"Selama satu bulan ke depan, guru dan swa di seluruh Indonesia bisa menggunakan solusi belajar daring dari Kelas Pintar secara gratis. Agar proses pembelajaran siswa tetap berlanjut, kapan dan dari manapun," jelas Uffie.

Sementara, Pimpinan Edukasi PT Microsoft Indonesia, Benny Kusuma, menjelaskan pihaknya menyediakan akses Office 365 untuk pendidikan. Untuk memanfaatkan fasilitas ini, pihak sekolah hanya perlu menyediakan domain institusi sebagai identitas digital para guru dan murid.

Dengan fasilitas Teams dalam Office 365, proses belajar mengajar tetap dapat berlangsung secara digital dan guru bisa bertatap muka dengan murid melalui fasilitas "video conference" bila dibutuhkan.

"Guru dapat mengirimkan materi ajar berbasis teks, suara maupun video melalui teams class kepada para muridnya. Demikian pula para murid bisa berdiskusi dengan guru dan murid yang lain di dalam teams class tersebut," jelas Benny.

Content Associate Manager Quipper, Hanani Faiza, menjelaskan akan memberikan akses dan material gratis bagi sekolah, guru dan siswa. Guru dan sekolah juga dapat menggunakan layanan Quipper School untuk memberikan tugas dan ujian sekaligus memonitor hasil kerja siswa. Hal ini termasuk video, modul, dan kumpulan soal ujian nasional (UN) dan ujian tulis berbasis komputer (UTBK) seleksi masuk mandiri peguruan tinggi negeri (SBMPTN) untuk guru SMP dan SMA di seluruh Indonesia.

“Pelayanan ini dikhususkan untuk sekolah yang terkena dampak dan akan tersedia mulai hari Selasa, 17 Maret 2020,” tutur Hanani.

Aplikasi Ruangguru juga mengumumkan pembukaan Sekolah Online Ruangguru Gratis. Melalui program ini, para siswa dapat mengikuti pembelajaran jarak jauh secara daring (live teaching) setiap hari Senin sampai Jumat, layaknya sekolah seperti biasa.

Dimulai dari Senin (16 Maret), siswa bisa mengikuti pembelajaran Sekolah Online Ruangguru gratis dari pukul 08.00-12.00 WIB, yang mana akan tersedia 15 kanal live teaching yang mencakup semua mata pelajaran sesuai kurikulum nasional mulai dari kelas 1 SD hingga kelas 12 SMA (IPA dan IPS), yang dipandu Master Teachers Ruangguru.

Begitu juga dengan aplikasi Sekolahmu juga telah menyelenggarakan pembelajaran kelas maupun karier dengan berkolaborasi bersama ratusan sekolah dan organisasi. Pembelajaran daring ini ditujukan bagi seluruh murid, guru, bahkan orang tua.

Berikut alamat situs web yang bisa diakses untuk belajar daring:

#coronavirus   #viruscorona   #sekolahonline   #indonesia   #nadiemmakarim

Share:




BACA JUGA
Indonesia - Tiongkok Perkuat Kerja Sama Sektor Digital
Pelindungan Konsumen Perkuat Kepercayaan pada Keuangan Digital
Bank Indonesia: Inovasi Digitalisasi Eksyar untuk Pemulihan Ekonomi
Indonesia-Korea Selatan Perkuat Kerjasama Sistem Pemerintahan Digital
Waspada Laman Facebook Palsu Mengatasnamakan PT Pos Indonesia