
Tangkapan layar situs milik Kemenkes RI tentang perkembangan covid-19 di Indonesia
Tangkapan layar situs milik Kemenkes RI tentang perkembangan covid-19 di Indonesia
Cyberthreat.id - Pemerintah DKI Jakarta membuat website sendiri untuk menyampaikan informasi terkait perkembangan penyebaran virus corona di provinsi ini. Sementara pemerintah pusat lewat Kementerian Kesehatan juga membuat situs serupa.
Diakses pada Selasa malam (10 Maret 2020) pukul 20.05 WIB, situs milik pemerintah DKI Jakarta yang beralamat di corona.jakarta.go.id, masih menampilkan data tanggal yang terakhir diperbaharui pada 9 Maret 2020 pukul 18.00 WIB.
Di sana disebutkan, jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 68 orang dan selesai dipantau 310 orang. Sedangkan Pasien dalam Pengawasan yang masih dirawat 87 orang dan yang dipulangkan dalam kondisi sehat 79 orang.
Dari sisi jenis kelamin, laki-laki 48,71 persen dan perempuan 51,29 persen.
Istilah Orang Dalam Pemantauan merujuk pada orang dengan gejala demam (suhu badan di atas 38 derjat celcius) atau ada riwayat demam atau ISPA tanpa pneumonia, dan punya riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala.
Sedangkan Pasien dalam Pengawasan adalah orang dengan gejala demam, ISPA dan pneumonia ringan hingga berat, dan dan punya riwayat perjalanan ke negara yang terjangkit atau kontak dengan orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dalam 14 hari terakhir.
Tangkapan layar situs milik Pemda DKI Jakarta
Website DKI Jakarta ini tidak mencantumkan jumlah orang yang positif terinfeksi atau jumlah yang meninggal. Pada bagian disclaimer disebutkan, semua data dan informasi yang terdapat di website ini mulai sejak 21 Januari 2020 sampai hari ini dan dilaporkan secara berkala oleh Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta ke Kementerian Kesehatan.
"Pemberitahuan resmi terkait jumlah pasien positif dan meninggal karena Covid-19 merupakan wewenang dari Pemerintah Pusat."
Ada pun situs milik Kementerian Kesehatan yang beralamat di https://infeksiemerging.kemkes.go.id menampilkan perkembangan harian terkait virus corona di Indonesia dan global.
Diakses pada waktu yang bersamaan, situs milik Kementerian Kesehatan terkadang offline, dan baru bisa diakses kembali beberapa menit kemudian.
Pada bagian kanan situs ini menampilkan spotlight perkembangan terbaru yang diupdate hari ini pukul 19.00 WIB. Disebutkan, dari 694 orang yang diperiksa, 27 orang dinyatakan positif terinfeksi virus corona, meningkat dari 19 kasus sehari sebelumnya. Sedangkan 648 orang dinyatakan negatif, dan 19 orang dalam proses pemeriksaan.
Angka itu sesuai dengan pemaparan juru bicara pemerintah untuk penanganan virus corona, Achmad Yurianto, kepada wartawan sore tadi.
Data lain yang diunggah pada pukul 10.00 WIB pagi tadi menyebutkan, 694 orang telah diperiksa (dari 46 rumah sakit di 23 provinsi) karena diduga terinfeksi. Dari jumlah itu, sebanyak 19 orang dinyatakan positif, 648 negatif, dan 27 masih dalam proses pemeriksaan.
Sementara situs web yang dibuat oleh Ethical Hacker Indonesia dengan nama kawalcorona.com juga sudah memasukkan data terbaru yang menyebutkan kasus positif corona di Indonesia telah bertambah dari 19 menjadi 27 kasus.
Penambahan juga sudah dilakukan oleh dashboard online yang dikelola Johns Hopkins University di Amerika Serikat yang menampilkan data persebaran secara global. Disebutkan, untuk Indonesia, ada 27 kasus dan 2 diantaranya sudah sembuh.[]
Share: