IND | ENG
Berbagi Tautan Grup WhatsApp: Bahaya Enggak Sih?

WhatsApp. | Foto: Freepik.com

Berbagi Tautan Grup WhatsApp: Bahaya Enggak Sih?
Tenri Gobel Diposting : Selasa, 03 Maret 2020 - 17:31 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id – Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) beberapa waktu lalu mengingatkan potensi bahaya dari berbagi tautan grup WhatsApp (WAG) yang bersifat terbuka.

Tautan WAG tersebut bisa ditemukan di ruang publik, seperti situs web, blog, dan akun media sosial. Menurut BSSN, tautan yang terbuka dan bisa diakses publik tersebut berpotensi disusupi pihak lain. Salah satu bahayanya ialah keamanan privasi pengguna dan pencurian informasi dari sebuah WAG.


Berita Terkait:


Bagaimana kira-kira pendapat publik terkait berbagi tautan WAG? Adakah mereka khawatir? Berikut komentar sejumlah pengguna WhatsApp dari berbagai kalangan yang diwawancarai Cyberthreat.id:

Alza Azoza (22) |Marketing Officer

Saya setuju [berbagai tautan WAG] karena itu mempermudah bergabung dengan grup. Akan tetapi, di sisi lain, itu bisa mengancam keamanan grup juga sih, kayak orang bisa add tautan itu dan join kapan pun yang dia mau.

Kalau sudah join, orang yang tidak dikenal tersebut—kalau [WAG] disalahgunakan—bisa jadi masalah. Kayak nomor telepon kita, kan dia bisa tahu karena join di grup. Setahu saya sih platform chat lain enggak kasih link.

WhatsApp saja yang aku tahu kalau mau join grup kayak gitu. Bagusnya sih enggak berbagi link di platform lain. Izin juga dulu kalau mau berbagai linknya kepada orang. Jadi, bisa tahu siapa yang mau diundang. Pas ada yang masuk, oh ini orang memang sudah dapat izin untuk masuk grup.

Siti Nurul Haliza (21) | Karyawan Swasta

Saya pernah join grup via link begitu. Kalau menurut saya sih bahaya kalau link grup WhatsApp disebar bebas, apalagi yang join cuma kelihatan nomor teleponnya, enggak ada namanya. Khawatir sih kalau disebarluaskan gitu, kan enggak tahu nanti siapa saja yang masuk. Kalau tiba-tiba ada yang masuk, ada baiknya admin grup juga memeriksa orang yang join tersebut. Kalau terindikasi orang yang enggak jelas, ya harusnya admin langsung keluarkan saja. Memang bagusnya sih kalau grup pakai sistem invite oleh admin saja, enggak usah sebar link.


Angga (24) |Karyawan Perusahaan Konstruksi:

Berbagi link grup WhatsApp sih memudahkan banget untuk join grup. Menurut saya, aman-aman saja kalau memang yang memberikan link grup itu teman dan jelas grupnya. Harusnya, link itu diberikan langsung dari admin-nya ke orang yang diajak join. Jadi, kalau grup yang saya masuki itu terbuka untuk join via link. Ini balik lagi dari individu di dalam grup sih asal tidak dibagi ke orang lain yang tidak seharusnya masuk ke grup. Sejauh ini sih aman-aman saja meski grup yang saya masuki sekarang terbuka untuk join via link.


Desmita (23) | Mahasiswa Sastra Inggris UII

Saya sih enggak pernah masuk grup kalau dari link begitu. Khawatir saja kalau ada orang yang ngirim link-link begitu meski dari orang yang saya kenal. Soalnya takut kalau link itu bisa jadi kayak dibuat untuk penipuan, untuk menyadap akun kita. Karena menurut saya sekarang siapa pun bisa menipu. Pokoknya, apa pun akses yang kayak link-link itu berbahaya banget. Saya juga enggak mau sih kalau ngundang orang masuk grup itu via link begitu mending invite langsung saja orangnya.


Irmayanti (27) |Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kemensos

Khawatir sih ada, apalagi sampai disebar link-nya kan enggak bisa kita pastikan siapa-siapa saja yang akan masuk jadi anggota grup. Sejauh ini sih baru sekali join grup via link, tapi yang memberikan link via grup chat di WhatsApp juga. Kalau enggak salah, link itu untuk masuk ke grup yang kebetulan memang berhubungan dengan kerjaan.

Nah, kira-kira Anda punya pendapat bagaimana?[]

Redaktur: Andi Nugroho

#grupwhatsapp   #whatsapp   #bssn   #ruupdp   #perlindungandatapribadi   #datapribadi

Share:




BACA JUGA
Pemerintah Dorong Industri Pusat Data Indonesia Go Global
BSSN-Huawei Techday 2024
Keamanan Siber Membutuhkan People, Process, dan Technology.
BSSN dan Bank Riau Kepri Syariah Teken Kerja Sama Perlindungan ITE
BSSN Selenggarakan Workshop Tanggap Insiden Siber Sektor Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata
Politeknik Siber dan Sandi Negara Gandeng KOICA Selenggarakan Program Cyber Security Vocational Center