IND | ENG
OpenStack Platform 16 Tawarkan Fitur Baru Red Hat untuk IaaS

Ilustrasi

OpenStack Platform 16 Tawarkan Fitur Baru Red Hat untuk IaaS
Arif Rahman Diposting : Jumat, 28 Februari 2020 - 15:50 WIB

Cyberthreat.id - Red Hat, penyedia solusi open source, baru-baru ini mengumumkan ketersediaan Red Hat OpenStack Platform 16, versi terbaru dari solusi Infrastructure-as-a-Service (IaaS) dengan lebih dari 1.000 pembaruan dan fitur-fitur baru.

Pembaruan ini akan menjadi dasar bagi beban kerja perusahaan enterprise dan perusahaan telekomunikasi dari IaaS yang dapat diprogram untuk cloud hybrid, cloud developer dan cloud produksi, serta aplikasi cloud-native seperti network functions virtualization (NFV), edge computing, Artificial Intelligence (AI) dan Machine Learning (ML).

Dibangun berbasis Red Hat Enterprise Linux 8, layanan Red Hat OpenStack Platform 16 dirancang untuk membantu perusahaan dalam menghadirkan lebih banyak inovasi secara lebih cepat dan dengan lebih sedikit disrupsi.

Versi terbaru dari platform ini menambahkan siklus dukungan jangka panjang yang disempurnakan, konsolidasi fitur yang komprehensif dan suatu komitmen baru untuk menghadirkan inovasi komunitas berkelanjutan sebagai fitur yang siap pakai oleh perusahaan enterprise melalui stream release.

"Platform ini menggabungkan rilis komunitas OpenStack dari "Rocky", "Stein" dan "Train" bersama dengan versi terbaik dari Red Hat OpenStack Platform yaitu versi 14 dan 15," tulis Red Hat dalam laporan yang dikirimkan kepada Cyberthreat.id, Jumat (28 Februari 2020).

OpenStack Platform 16 memberikan perusahaan enterprise dan perusahaan telekomunikasi agar secara efektif mentransformasi infrastruktur IT menjadi lingkungan yang lebih lincah, efisien dan inovatif yang siap untuk menyambut peluang ekonomi digital.

Dengan desain yang modular, platform ini mengoptimalkan operasional IT untuk aplikasi tradisional yang sudah ada sekaligus berfungsi sebagai dasar untuk pengembangan dan pengerahan aplikasi cloud-native.

Integrasi dengan Red Hat Enterprise Linux 8

Red Hat OpenStack Platform, dikombinasikan dengan kepemimpinan Red Hat di ranah Linux enterprise, menghadirkan pengalaman yang konsisten di seluruh layanan, dukungan, model konsumsi, dan manajemen siklus hidup sehingga memberdayakan tim IT untuk menghadirkan inovasi terbaru yang minim risiko.

Di Red Hat OpenStack Platform 16, siklus hidup platform telah diselaraskan dengan sistem operasi Red Hat Enterprise Linux yang mendasarinya. Melalui penyelarasan ini, hasilnya adalah lebih sedikit pembaruan platform yang mengurangi waktu (time) yang dihabiskan untuk menguji dan melakukan sertifikasi aplikasi serta menyederhanakan operasi Day 2.

Sejauh ini pelanggan mengandalkan Red Hat OpenStack Platform untuk mendukung cloud hybrid dan cloud pribadi mereka (pengguna) untuk berbagai pengerahan, termasuk Rakuten Mobile Network; Public Health England; Turkcell; Massachusetts Open Cloud; O2 Slovakia; dan Institute of Molecular Biotechnology.

#Opensource   #redhat   #Linux   #OpenStackPlatform   #Cloud   #hybrid   #Ai   #ml   #iot

Share:




BACA JUGA
Demokratisasi AI dan Privasi
Microsoft Ungkap Aktivitas Peretas Rusia Midnight Blizzard
Indonesia Dorong Terapkan Tata Kelola AI yang Adil dan Inklusif
Microsoft Merilis PyRIT - Alat Red Teaming untuk AI Generatif
Utusan Setjen PBB: Indonesia Berpotensi jadi Episentrum Pengembangan AI Kawasan ASEAN