IND | ENG
Tahun Ini, Wi-fi Gratis Google di Indonesia Dihentikan

Ilustrasi. Layanan wi-fi gratis di Stasiun Tanjung Barat, Jakarta Selatan. | Foto: Cyberthreat.id/Andi Nugroho

Tahun Ini, Wi-fi Gratis Google di Indonesia Dihentikan
Andi Nugroho Diposting : Rabu, 19 Februari 2020 - 08:12 WIB

Cyberthreat.id – Sayonara wi-fi gratis Google Station!

Layanan jaringan nirkabel (wi-fi) yang disediakan Google di ribuan titik di ruang publik di sejumlah negara, termasuk Indonesia akan dihentikan. Pengumuman penghentian program tersebut disampaikan Google, Senin (17 Februari 2020).

“Perusahaan akan menghentikan program ini tahun ini,” kata VP of Payments and Next Billions Users at Google, Caesar Sengupta seperti diberitakan TechCrunch.

Namun, Google belum memberikan tanda-tanda kapan tepatnya layanan itu dihentikan secara resmi di tiap negara. Hanya, Head of Corporate Communication Google Indonesia, Jason Tedjasukmana, memberikan pernyataan layanan di Indonesia akan dihentikan akhir 2020.

Google Station adalah program wi-fi gratis di ruang publik yang diluncurkan sejak 2015. Sejumlah negara yang menjalankan program ini, antara lain di India, Meksiko, Filipina, Brasil, Afrika Selatan, Nigeria, Vietnam, dan Thailand. Padahal, layanan ini baru dibuka tiga bulan lalu di Afrika Selatan.

Di India, ada lebih dari 400 stasiun yang dialiri layanan internet gratis tersebut. Program ini merupakan kerja sama antara Google dengan mitra lokalnya.

Di Indonesia, Google menjalankan program ini sejak 2017 bekerja sama dengan Telkom juga penyedia jasa internet seperti FiberStar dan CBN (PT Cyberindo Aditama). Mitra lokal tersebut hanya menyediakan kabel dan akses internet, sedangkan Google mengelola kualitas wi-fi dengan perangkat lunak. Titik-titik wi-fi berada di ruang publik, seperti kampus dan mal.

Sumber: Google Station


Sengupta menjelaskan mengapa perusahaan menghentikan program tersebut. Menurut dia, karena harga data seluler menjadi lebih murah di banyak pasar, Google Station tidak lagi diperlukan.

Alasan lain, kata Sengupta, sulit bagi Google untuk menemukan model bisnis berkelanjutan untuk program tersebut.

Di situs webnya, Google Station juga menjadi “senjata” perusahaan untuk mencari untung. Google Station memperhitungkan setiap sambungan yang masuk dengan monetisasi wi-fi melalui iklan.

Google Station sengaja ditawarkan secara gratis dengan bagi hasil berdasarkan kemampuan memonetisasi layanan, ujar Google menegaskan.

“Elemen utama platform Google Station adalah monetisasi. Kami membantu memonetisasi jaringan wi-fi publik Anda, agar pelanggan dapat terhubung dengan cepat dan dapat diandalkan sampai bertahun-tahun,” Google menjelaskan.

“Google Station mengintegrasikan inventaris iklan premium ke dalam jaringan wi-fi publik, yang memungkinkan tim penjualan iklan kami menampilkan iklan brand global teratas yang relevan dengan minat pelanggan.”

“Kami menawarkan iklan berbasis brand dan konversi dengan berbagai format digital (gambar, video, dll.) serta keuntungan bagi pengiklan maupun Anda,” tulis Google.[]

#googlestation   #google   #wifigratis   #googleindonesia   #jasontedjasukmana   #caesarsengupta

Share:




BACA JUGA
Google Mulai Blokir Sideloading Aplikasi Android yang Berpotensi Berbahaya di Singapura
Google Penuhi Gugatan Privasi Rp77,6 Triliun Atas Pelacakan Pengguna dalam Icognito Mode
Malware Menggunakan Eksploitasi MultiLogin Google untuk Pertahankan Akses Meski Kata Sandi Direset
Google Cloud Mengatasi Kelemahan Eskalasi Hak Istimewa yang Berdampak pada Layanan Kubernetes
Penting: Kerentanan Zero-Day Chrome Terbaru yang Dieksploitasi di Alam Liar – Upadate-ASAP