
Safari | Foto: PCMag
Safari | Foto: PCMag
Cyberthreat.id – Jika Anda pengguna Mac, pasti memiliki Safari, peramban (web browser) yang tertanam otomatis untuk perangkat macOS.
Pelacakan adalah ancaman utama terhadap privasi online. Ada dua metode berbeda untuk melacak pengguna, yaitu (1) pelacakan kuki (cookes) pihak pertama yang biasanya digunakan untuk menyimpan preferensi Anda) dan (2) pelacakan pihak ketiga yang mengumpulkan informasi tentang aktivitas online Anda.
Namun, Anda tak perlu cemas sebab Safari kini telah memberikan sejumlah perlindungan untuk meningkatkan privasi pengguna.
Oleh karena itu, ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan untuk menyesuaikan pengaturan Anda di Safari, serta cara menghapus kuki sendiri untuk memaksimalkan perlindungan privasi online Anda. Di bawah ini panduannya seperti dilansir dari The Verge, 12 Februari 2020:
Intelligent Tracking Prevention
Safari menggunakan fitur yang disebut Intelligent Tracking Prevention yang menggunakan pembelajaran mesin untuk menentukan situs web mana yang dapat melacak Anda di internet.
Peramban akan memblokir dan menghapus pelacak pihak ketiga dari situs yang belum Anda kunjungi selama 30 hari terakhir. Jika pelacak datang dari situs yang sering Anda kunjungi, Safari akan memungkinkan mereka berfungsi sebagai cookies pihak ketiga selama 24 jam.
Setelah itu, mereka dipartisi sehingga mereka tidak dapat melacak Anda di web, tetapi dapat membuat Anda tetap masuk. Jika Anda tidak mengunjungi situs itu selama 30 hari lagi, mereka dihapus.
Fitur ini aktif secara default, tetapi Anda dapat mematikannya:
Bersihkan Kuki Anda
Safari adalah salah satu dari beberapa peramban yang tidak akan menghapus kuki secara otomatis saat keluar, yang mana artinya Anda harus melakukannya secara manual.
Redaktur: Andi Nugroho
Share: