
Ilustrasi
Ilustrasi
Cyberthreat.id - Dalam sebuah laporan terbaru dari Kepala SentinelLabs, Vitali Kremez, mengungkapkan bahwa ada ancaman siber yang dilakukan oleh kelompok siber asal Rusia "Gamaredon" terhadap Ukraina. Kremez menyebut Ukraina sebagai ajang uji coba bagi serangan siber Rusia.
"Ukraina, pada umumnya adalah tempat uji coba serangan dunia maya Rusia," kata Kremez seperti dikutip Forbes, Rabu (5 Februari 2020).
November 2019, Secretary of NSDC Security Council Ukraina, Aleksey Danilov mengakui bahwa negaranya telah menjadi tempat uji coba serangan siber Rusia. Pernyataan ini tentunya memperkuat laporan dari SentinelLabs terkait Gamaredon.
Laporan SentinelLab menyatakan bahwa terdapat peningkatan serangan spionase atau pengintaian melalui ruang siber terhadap Ukraina yang terkait dengan keamanan, militer, dan pemerintahan.
Tujuan spionase menurut Kremez adalah untuk meretas dan mensurvei ketahanan dan kekuatan militer Ukraina atau National Security (NatSec) negara tersebut. Hubungan bilateral Rusia dan Ukraina memang sangat runyam.
Rusia dan Ukraina memang telah terlibat perang secara fisik skala besar dalam beberapa kesempatan. Akhir tahun 2018, kapal Rusia menembaki tiga kapal Ukraina di Selat Kerch. Gamaredon, kata Kremez, secara eksklusif menargetkan institusi NatSec Ukraina yang membuat ketegangan politik dan militer keduanya meningkat.
SentinelLabs memperhatikan Gamaredon ini yang telah aktif dalam dunia peretasan sejak tahun 2013 dalam mengembangkan Taktik, Teknik dan Prosedur (TTPs) dari eksploitasi yang dikembangkan menjadi malware yang disesuaikan oleh kelompok tersebut. Terlebih, mereka juga memperluas skala operasinya.
"Kami menilai dengan keyakinan yang tinggi bahwa penargetan dan pendekatan Rusia terhadap Ukraina adalah persiapan dan akan direplikasi di seluruh target lain yang (memiliki konflik) terkait dengan pemerintah Rusia," ujar Kremez.[]
Share: