
Ilustrasi Google Photos
Ilustrasi Google Photos
Cyberthreat.id - Google mengirimkan pemberitahuan ke sejumlah pengguna tentang kesalahan pengiriman video pribadi ke orang lain. Dalam pemberitahuan pada 4 Februari lalu, Google menyebut peristiwa itu terjadi antara tanggal 21 - 25 November 2019.
Seorang pengguna yang terdampak mengunggah surat pemberitahuan dari Google itu di Twitter pada 4 Februari lalu. Berikut isinya.
Bagaimana itu bisa terjadi? Google menyebutnya sebagai kesalahan teknis. Begini ceritanya. Banyak orang menyimpan foto dan video mereka di layanan Google Photos. Orang-orang bisa mengunduh kopian video dan foto mereka lewat fitur Goole Takeout. Namun, karena adanya "kesalahan teknis" orang yang mengunduh datanya pada 21-25 November 2019, bisa jadi tidak menerima file yang utuh, atau menerima file video yang bukan miliknya.
"Kami telah menangani hal ini dan melakukan analisis mendalam untuk mencegah hal itu terjadi lagi ke depannya. Kami meminta maaf atas kejadian ini," kata seorang juru bicara Google seperti dikutip CNBC, Rabu, 5 Februari 2020.
Google tidak menyebut secara pasti berapa orang yang terkena dampak dari bug itu. Google hanya menyebut ada sekitar 0,01 persen pengguna yang mengunduh datanya pada periode itu. Diketahui, pengguna Google Photos mencapai lebih dari miliar orang. Artinya, sedikitnya ada 100 ribu orang yang terdampak.
Google menyebut telah menyelesaikan masalah itu dalam waktu lima hari, dan mendorong pengguna untuk menghapus ekspor data apapun pada tanggal itu, dan mengunduh ulang konten yang diinginkan.
Bagaimana, apakah Anda juga mengunduh file video dari Google Photos pada tanggal 21-25 November lalu? Semoga tidak dapat kiriman video yang aneh-aneh, ya. []
Share: