IND | ENG
Badan Siber Israel: Tantangan ke Depan Adalah AI vs AI

Direktur Direktorat Cyber ​​Nasional Israel (INCD) Yigal Unna berbicara di CyberTech 2020 di Tel Aviv 28-30 Januari

Badan Siber Israel: Tantangan ke Depan Adalah AI vs AI
Arif Rahman Diposting : Sabtu, 01 Februari 2020 - 10:30 WIB

Cyberthreat.id - Tantangan teknologi yang dihadapi Israel dalam waktu dekat adalah melindungi kendaraan berbasis kecerdasan buatan (AI) agar tidak diretas. Ungkapan itu dinyatakan Direktur Direktorat Cyber ​​Nasional Israel (INCD) Yigal Unna yang menyebut AI adalah 'medan perang' baru yang akan dihadapi Israel dalam beberapa waktu ke depan.

Berbicara di konferensi Cybertech di Tel Aviv pada 28-30 Januari 2020, Unna mengatakan bahwa tantangan yang akan menjadi pekerjaan berat adalah AI vs AI. AI digunakan untuk menyerang perangkat hingga kendaraan.

Ia menyebut salah satu serangan yang kerap dihadapi Israel belakangan ini adalah serangan terhadap kendaraan berbasis AI yang bertujuan menyebabkan kerusakan. Sementara serangan terhadap infrastruktur kritis Israel selalu dapat dimentahkan.

"Tidak ada serangan cyber yang berhasil pada infrastruktur kritis nasional dalam setahun terakhir," kata Unna yang sebelumnya merupakan pejabat senior di Shin Bet (Badan Keamanan Israel).

Unna kemudian mempresentasikan rincian insiden siber yang dilaporkan sepanjang tahun 2019 ke INCD National CERT. Dari sekitar 8.600 laporan dan peringatan, lebih dari setengah (4.415) diterima dari publik dan dari organisasi di pusat 119 operasi INCD yang berbasis di Bersheba.

Dia menjelaskan bahwa peringatan lainnya datang dari sistem deteksi. Sekitar dua pertiga (3.233) laporan dari masyarakat dan organisasi diverifikasi setelah dievaluasi sebagai upaya "insiden cyber" atau serangan terhadap berbagai sistem komputer.

Dari laporan yang dilihat sebagai insiden serangan resmi, sekitar setengah (48%) adalah laporan tentang intrusi dan 36% dilaporkan sebagai upaya pengumpulan informasi, phishing atau upaya lain untuk mengkompromikan sistem potensial korban.

Laporan lain berurusan dengan kerentanan dalam sistem komputer (7%), malware (5%), ketersediaan layanan (2%), dan otorisasi (2%).

#Ai   #insidensiber   #keamananinformasi   #infrastrukturkritis   #aivsai   #IoT   #incd   #israel

Share:




BACA JUGA
Demokratisasi AI dan Privasi
Indonesia Dorong Terapkan Tata Kelola AI yang Adil dan Inklusif
Microsoft Merilis PyRIT - Alat Red Teaming untuk AI Generatif
Utusan Setjen PBB: Indonesia Berpotensi jadi Episentrum Pengembangan AI Kawasan ASEAN
Indonesia Tingkatkan Kolaborasi Pemanfaatan AI dengan China