IND | ENG
10 Menit Meningkatkan Pengetahuan Tentang Keamanan Data

Ilustrasi

10 Menit Meningkatkan Pengetahuan Tentang Keamanan Data
Faisal Hafis Diposting : Kamis, 30 Januari 2020 - 05:02 WIB

Cyberthreat.id - Chief Executive Officer (CEO) CyberScout, Jennifer Leuer mengatakan kejahatan dunia maya yang semakin luas, canggih, dan ekspansif merupakan ancaman yang telah didengar setiap hari oleh banyak orang.

"Banyak konsumen dan pebisnis menjadi kewalahan. Itu sebabnya kami membagikan tips-tips sederhana yang dapat membantu meningkatkan keamanan data dalam waktu kurang dari 10 menit," ujarnya Leuer dikutip prnewswire.com, Selasa (28 Januari 2020).

CyberScout telah bergerak di bidang keamanan data dan privasi sejak 2003. Lembaga yang juga memiliki layanan cybersecurity ini banyak dilibatkan dalam menetapkan standar untuk identitas spektrum penuh (full-spectrum identity), privasi dan layanan keamanan data, menawarkan perlindungan proaktif, pendidikan, dan resolusi pencurian data serta pelanggaran kesiapan dan tanggapan.

CyberScout juga melayani sekitar 17,5 juta rumah tangga di seluruh dunia dan penyedia layanan pencurian identitas yang ditunjuk untuk lebih dari 770 ribu bisnis, CyberScout ditawarkan secara global oleh semakin banyak mitra klien.

Berikut ini kiat mengamankan data untuk para pebisnis dan konsumen dari CyberScout dalam rangka memperingati World Data Privacy Day setiap 28 Januari:

1. Menggunakan Alexa hanya di rumah.

Asisten rumah digital Alexa mungkin merupakan cara yang baik, misalnya untuk mengubah setelan musik. Perangkat seperti ini dirancang untuk digunakan di rumah saja. Membawa perangkat semacam itu (ke kantor atau tempat kerja) sama saja membiarkan seseorang mendengarkan percakapan bisnis yang sensitif atau menyediakan akses ke jaringan.

Alexa telah terintegrasi ke dalam beberapa produk perusahaan dan bahkan telah memiliki koneksi ke perangkat pihak ketiga, seperti lampu GE dan speaker Sonos One. Berhati-hatilah!

2. Bersihkan printer secara teratur.

Siapapun yang memiliki akses ke printer dapat memulihkan data yang tersimpan di dalamnya. Itu memungkinkan pengguna selanjutnya untuk dapat mengetahui data pengguna sebelumnya atau pemilik. Jadi, minta tim IT anda untuk menjaganya tetap bersih dengan secara teratur menghapus file data sementara (temporary data files).

3. Edukasi karyawan terkait phishing.

Ingatkan karyawan untuk waspada terhadap serangan phishing. Permintaan email yang tidak biasa, seperti pemberian hadiah adalah tanda-tanda aktor jahat sedang melakukan phising guna mencari akses ke informasi sensitif.

Sangat disarankan untuk membuat perjanjian sebagai alat konfirmasi melalui saluran komunikasi sebelum mengambil tindakan misalnya transfer sejumlah uang.

4. Cadangkan data setiap hari.

Serangan ransomware dirancang untuk mengunci sistem, sehingga bisnis harus membayar peretas untuk mendapatkan kembali data yang dicuri. Namun, jika semua data bisnis dicadangkan secara teratur, bisnis yang terdampak ransomware masih dapat melanjutkan operasinya tanpa harus membayar uang tebusan, sebab memiliki data cadangan.

Berikut tips-tips untuk konsumen dalam mengamankan data privasi:

5. Ganti password secara teratur.

Mengubah password secara teratur penting. Jangan gunakan variasi password yang sama pada banyak akun. Lebih baik lagi, untuk keamanan tambahan gunakan aplikasi pengelola password.

6. Berhenti Menggunakan WiFi Publik.

Menurut CyberScout, menggunakan WiFi publik sangat tidak aman dan dapat memberikan akses langsung ke perangkat sehingga semua data yang terkandung di perangkat Anda diketahui hacker.

7. Lindungi WiFi pribadi Anda.

Membiarkan akses WiFi secara terbuka memang memungkinkan para tamu atau teman untuk lebih mudah menggunakannya saat berkunjung.

Tetapi, membiarkan jaringannya terbuka sama saja memberi semua orang akses ke jaringan rumah dan informasi pribadi. Agar tetap aman, para pengguna direkomendasikan untuk tetap mengunci WiFi pribadinya disertai dengan keamanan yang ada pada WiFi miliknya.

Redaktur: Arif Rahman

#Datapribadi   #keamanandata   #WiFi   #phishing   #literasidigital   #Ransomware   #Malware

Share:




BACA JUGA
Awas, Serangan Phishing Baru Kirimkan Keylogger yang Disamarkan sebagai Bank Payment Notice
Pemerintah Dorong Industri Pusat Data Indonesia Go Global
Malware Manfaatkan Plugin WordPress Popup Builder untuk Menginfeksi 3.900+ Situs
CHAVECLOAK, Trojan Perbankan Terbaru
Phobos Ransomware Agresif Targetkan Infrastruktur Kritis AS