IND | ENG
Sikapi SIM Swapping, BRTI Akan Terapkan Verifikasi Biometrik

Komisioner BRTI bidang hukum I Ketut Prihadi | Foto: Cyberthreat.id/Faisal Hafis

Sikapi SIM Swapping, BRTI Akan Terapkan Verifikasi Biometrik
Tenri Gobel Diposting : Rabu, 22 Januari 2020 - 18:08 WIB

Jakarta, Cyberthreat.id – Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) berencana menerapkan sistem biometrik sebagai langkah perlindungan bagi pelanggan kartu seluler di Indonesia. Seluruh operator seluler nantinya menerapkan sistem biometrik saat registrasi dan penggantian kartu selulernya.

Hal itu disampaikan Komisioner BRTI bidang hukum I Ketut Prihadi Kresna Murti dalam jumpa pers di Jakarta, Rabu (22 Januari 2020) menyikapi kasus penipuan pengambilalihan kartu seluler (SIM swapping) milik wartawan senior dan pengusaha media Ilham Bintang.

Menurut Ketut, sistem biometrik tersebut mencakup pemindaian wajah, sidik jari, bahkan mata. "Registrasi kepada pelanggan baru nantinya menggunakan teknologi biometrik. Kalau itu sudah berjalan, nantinya penggantian kartu pun supaya lebih yakin juga menggunakan biometrik agar lebih pasti," ujar Ketut.


Berita Terkait:


Pekan lalu, melalui unggahan di akun Facebook-nya, Ilham Bintang bercerita bahwa dirinya menjadi korban SIM swapping, termasuk menunjukkan foto pelaku yang berhasil ditangkap dalam rekaman kamera pengawas (CCTV).

Menurut Ilham, ada seorang lelaki datang ke Gerai Indosat di Bintaro Jaya Xchange, Tangerang Selatan, Banten pada Jumat (3 Januari 2020) pukul 21.02 WIB. Mengaku-ngaku sebagai dirinya, kata Ilham, pelaku sukses mengelabui petugas layanan konsumen (costumer service) Indosat dan mengambil alih nomor telepon 0816806656.


Berita Terkait:


Saat kejadian tersebut, dirinya sedang berada di Australia. Ketika di Bandara Sydney, Australia, sebuah pesan muncul di layar ponselnya. Bunyinya "SOS." Saat itu, Ilham yang hendak menuju Melbourne merasa ada yang janggal. Sebab, sebelumnya ia sudah membeli paket roaming untuk digunakan di Australia. Namun, saat itu, Ilham belum menyadari nomor teleponnya telah berpindah tangan.

Ilham baru sadar ada yang tak beres ketika mengecek rekening banknya di Commanwealth.

"Rekening saya di Commanwealth dibobol, sampai untuk menukar uang bilangan kecil saja pun tidak bisa lagi. Di Kartu Kredit BNI saya ada transaksi yang tidak saya lakukan kurun 4,5,dan 6 Januari," tulis pria kelahiran Makassar 64 tahun lalu itu. Karena kasus tersebut, Ilham telah melaporkannya kepada polisi.


Berita Terkait:


Pertemuan operator seluler

Ketut mengatakan, BRTI akan melakukan pertemuan dengan seluruh operator seluler pada 28 Januari mendatang untuk membahas prosedur operasional standar (SOP), khususnya penggantian kartu seluler.

"Kami akan mencermati dulu SOP dari masing-masing operator. Parameter-parameter apa yang digunakan untuk penggantian kartu," ujar Ketut.

Jika dalam evaluasi SOP dirasa ada yang kurang, kata dia, BRTI akan meminta penambahan, setidaknya standar minimal baru.

Sebelumnya, BRTI sudah bertemu dengan Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh membahas teknologi biometrik dalam penerapannya di operator seluler.

"Kebetulan di Dukcapil sendiri sudah ada mekanisme itu (biometrik) dan kami sudah bertemu dengan pak Dirjen Dukcapil dan dia sudah setuju,” kata Ketut. Mekanismenya, menurut dia, operator akan terhubung secara privat dengan platform Dukcapil.

Penggunaan teknologi biometrik tersebut, kata dia, juga akan diperkuat dengan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi (PDP) sehingga kerahasiaan data terjamin.

Dengan penggunaan sistem biometrik, kata dia, BRTI sebagai badan regulator segera menyiapkan aturan baru untuk dijadikan pedoman bagi operator seluler.[]

Redaktur: Andi Nugroho

#ilhambintang   #indosat   #simswap   #hacker   #pembajakan   #kartukredit   #pembobolanrekeningbank   #ombudsman   #brti   #bssn   #simswapping

Share:




BACA JUGA
BSSN-Huawei Techday 2024
Keamanan Siber Membutuhkan People, Process, dan Technology.
BSSN dan Bank Riau Kepri Syariah Teken Kerja Sama Perlindungan ITE
Microsoft Ungkap Aktivitas Peretas Rusia Midnight Blizzard
BSSN Selenggarakan Workshop Tanggap Insiden Siber Sektor Keuangan, Perdagangan dan Pariwisata
Penjahat Siber Persenjatai Alat SSH-Snake Sumber Terbuka untuk Serangan Jaringan