IND | ENG
Gangguan Internet Hanya di Level Kelurahan, Bukan Provinsi

Ilustrasi

Dampak Banjir Jabodetabek
Gangguan Internet Hanya di Level Kelurahan, Bukan Provinsi
Faisal Hafis Diposting : Kamis, 02 Januari 2020 - 16:56 WIB

Cyberthreat.id - Sejumlah wilayah di Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi dilanda banjir sejak Rabu (1 Januari 2020). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut banjir disebabkan curah hujan yang ekstrem.

Wilayah yang dilanda banjir mengakibatkan provider jaringan seluler ikut terdampak dan menganggu kenyamanan para penggunanya. PLN Unit Induk Distribusi Jakarta (Disjaya) juga menghentikan sementara sokongan listrik ke beberapa wilayah yang terdapat Base Transceiver Station (BTS) demi faktor keamanan agar masyarakat terhindar dari bahaya arus listrik.

General Manager External Corporate Communication Telkomsel, Aldim Hasym, mengatakan terdapat beberapa lokasi yang terkena dampaknya akibat banjir yang melanda Jabodetabek. Khususnya di wilayah Bekasi Timur.

“Secara garis besar jaringan Telkomsel normal di wilayah Jabodetabek namun ada beberapa lokasi terutama di wilayah Bekasi yang terdampak banjir sehingga terdapat penurunan kualitas layanan,” kata Aldin kepada Cyberthreat.id, Kamis (2 Januari 2020).

Lebih lanjut, ia menjelaskan penurunan kualitas layanan itu berupa penurunan terhadap layanan koneksi internet dan telepon dikarenakan trafik pengguna yang cukup tinggi. Akibatnya, wilayah yang terdampak membuat para penggunanya kesulitan untuk terkoneksi.

“Terdapat lokasi yang seperti itu. Ada yang agak sulit koneksinya karena terbatas kapasitasnya,” jelas Aldin.

Untuk itu, ia menambahkan, Telkomsel sedang berusaha untuk mengoptimalkan sejumlah kualitas layanannya demi menjaga kenyamanan pengguna dalam berkomunikasi.

“Bisa segera (diperbaiki) setelah surut, tetapi tergantung akses dan kondisi listrik disana. Namun, secara paralel kami sedang mengusahakan agar layanan kami kembali normal.”

Menurutnya, jangkauan bagi wilayah yang terkena dampaknya itu tidak terlalu luas. Sehingga, masyarakat yang ingin menggunakan layanan internet disarankan untuk mencari wilayah sekitar yang tidak terkena dampaknya agar lebih nyaman.

“Sambil menunggu pulih, kalau memang urgent ya keluar sedikit dari wilayah terdampak, lalu cari sinyal yang memang wilayahnya tidak terganggu. Sebab, itu bukan satu provinsi yang mati, itu cuma seperti satu atau dua kelurahan yang mati dan untuk pindah ke kelurahan selanjutnya itu kan tidak terlalu jauh.”

Sebelumnya, operator telekomunikasi Telkomsel juga sedang mendata jumlah perangkat jaringan yang terdampak banjir di wilayah tersebut. Aldin menyatakan kalau di beberapa BTS itu sudah ada yang di aktifkan kembali.

“Sekarang progressnya semakin sedikit yang mati karena modalnya terutama pada listrik. Kalau lokasinya banjir dan tidak memungkinkan untuk memasang genset ya tidak kami aktifkan. Lalu, yang hanya tergenang saja itu seharusnya kan bisa. Tetapi, kena pemadaman. Nah, yang hanya tergenang saja kita bisa masukan genset dan bisa kita aktifkan kembali.”

Bagi yang belum teroptimalkan jaringannya dan sangat mendesak, ia menyarankan untuk menggunakan layanan SMS sebagai back-up untuk melakukan komunikasi. Terutama, para pengguna di wilayah Bekasi.

#Telkomsel   #jabodetabek   #Internet   #online   #medsos   #informasibanjir   #bantuan

Share:




BACA JUGA
Survei APJII, Pengguna Internet Indonesia 2024 Mencapai 221,5 Juta Jiwa
Tingkatkan Kecepatan Internet, Menkominfo Dorong Ekosistem Hadirkan Solusi Konkret
Tingkatkan Kualitas Layanan Telekomunikasi, Kominfo Siapkan Insentif dalam Lelang Low Band
Hingga Akhir Tahun 2023, Kominfo Tangani 12.547 Isu Hoaks
Putus Akses Lebih dari 800 Ribu Konten, Gerak Cepat Menteri Budi Arie Berantas Judi Online