
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Ilustrasi | Foto: freepik.com
Jakarta, Cyberthreat.id – Indonesia dipercaya untuk membantu pengembangan dan pengelolaan nama domain Timor Leste [.tl] bersama Australia dan Portugis.
Proyek ini dimotori dan difasilitasi oleh Asosiasi Pengelola Nama Domain Tingkat Tinggi Asia Pasifik (APTLD ), demikian kata Pengelola Nama Domain Indonesia (PANDI) dalam pernyataannya, Minggu (22 Desember 2019).
Beberapa waktu lalu, PANDI bersama Pengelola Nama Domain Australia (auDA) dan Pengelola Nama Domain Portugis (DNS.PT) sepakat untuk membicarakan rencana ke depan serta membentuk tim gabungan dalam proyek pengembangan pengelolaan nama domain Timor Leste [.tl].
Kesepakatan itu terjadi di sela pertemuan Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN) 66 di Montreal, Kanada, pada 6-7 November lalu.
General Manager APTLD, Leonid Todorov merespons positif rencana tersebut. "Kami menyambut baik tim gabungan yang terdiri dari ccTLD registri, yang sarat pengalaman dalam mengatur ruang lingkup domain, dan mereka (PANDI, auDA, DNS.PT) yakin dapat mengembangkan [.tl] ini secara profesional," katanya.
Ketua PANDI, Yudho Giri Sucahyo juga mengaku antusias dalam membantu pengembangan domain [.tl].
"PANDI sangat senang bisa bergabung dengan tim ini. Kami melihat hal ini sebagai kesempatan yang baru untuk menawarkan apa yang sudah kami pelajari dan terapkan dari rekan-rekan pada kesempatan yang sama," ujar dia.
Sementara itu, Marta Dias, Dewan Pengurus dari .PT mendukung penuh langkah bantuan tersebut. “Tim dari .PT sudah sejak lama berinteraksi dengan [.tl] dan kami senang bisa membawanya ke tingkat yang lebih tinggi. Di kesempatan ini pun kami akan membantu berkembangnya kehadiran bahasa Portugis dalam internet,” ujar Marta juga Dewan Pengurus Asosiasi ccTLD berbahasa Portuguis (LusNIC) seperti dikutip dari Antaranews.com.
Share: