IND | ENG
Finlandia Beri Hadiah Natal Kursus Online AI Gratis

Ilustrasi | Foto: freepik.com

Finlandia Beri Hadiah Natal Kursus Online AI Gratis
Oktarina Paramitha Sandy Diposting : Jumat, 20 Desember 2019 - 07:17 WIB

Cyberthreat.id – Ini hadiah Natal yang berbeda dibanding tahun-tahun sebelumnya bagi warga Finlandia. Tak ada baju, ponsel, atau hadiah mewah lain.

Pemerintah Finlandia justru memberikan hadiah Natal spesial, yaitu kursus online gratis tentang teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam bahasa setempat.

Kursus online dasar tersebut akan diberikan kepada 5 juta orang hingga akhir 2021, demikian tulis Tech Xplore. Kursus online tersebut kerja sama antara pemerintah dengan Universitas Helsinki—kampus tertua di Finlandia sekaligus konsultan teknologi di negara tersebut.

Profesor ilmu komputer Universitas Helsinki, Teemu Roos, mengatakan kursus tersebut dilakukan untuk membantu warga negara Uni Eropa mengatasi digitalisasi yang terus meningkat dan kemungkinan penguasaan AI dibutuhkan di pasar tenaga kerja.


Berita Terkait:


Ia juga menambahkan kursus mencakup konsep dasar AI dengan cara yang praktis dan tidak sampai masuk ranah koding. Inisiatif kursus gratis ini dibiayai oleh Kementerian Ekonomi dan Pekerjaan Finlandia. Semua warga negara Uni Eropa boleh mengikuti tak memanda usia, pendidikan, atau profesi.

"Kami memiliki potensi yang sangat besar di Eropa, tetapi yang kami kekurangan adalah investasi AI. Kami saat ini menghadapi persaingan AI yang sengit dari raksasa digital seperti China dan Amerika Serikat,” kata Roos.

Sejak diluncurkan di Finlandia pada 2018, “The Elements of AI" telah menjadi program paling populer yang pernah ditawarkan Universitas Helsinki dan diikuti lebih dari 220.000 siswa dari lebih dari 110 negara. Seperempat dari peserta yang terdaftar sejauh ini berusia 45 tahun dan lebih dan sekitar 40 persen adalah perempuan—hampir 60 persen di antaranya berasal dari Finlandia.

Modul

Dalam kursus online itu juga terdapat modul yang dibuat untuk mempermudah peserta belajar. Modul-modul yang ada harus bisa diselesaikan dalam waktu sekitar enam minggu atau hingga enam bulan dengan jadwal yang lebih ringan.

Kursus tersebut dilakukan bahasa pengantar Finlandia, Inggris, Swedia, dan Estonia. Dengan menggandeng Reaktor Education dan mitra lain, kursus juga akan diterjemahkan ke-20 bahasa resmi UE lain dalam dua tahun ke depan.

COO Reaktor Education, Megan Schaible, mengatakan perusahaan memutuskan untuk bergabung dengan universitas Finlandia untuk membuktikan bahwa AI tidak boleh ditinggalkan di tangan beberapa para coders elit.

Mereka yang lulus kursus online itu akan diberi kesempatan masuk tingkat diploma Universitas Helsinki. Roos juga mengatakan, kemungkinan ke depan akan banyak universitas UE yang akan berpartisipasi dalam proyek kursus AI ini.

Redaktur: Andi Nugroho

#AI   #ML   #machinelearning   #kecerdasanbuatan   #keamanansiber   #ancamansiber   #serangansiber   #cybersecurity   #kecerdasanbuatan   #finlandia   #unieropa   #pendidikandasarAI

Share:




BACA JUGA
Demokratisasi AI dan Privasi
Seni Menjaga Identitas Non-Manusia
Microsoft Ungkap Aktivitas Peretas Rusia Midnight Blizzard
Indonesia Dorong Terapkan Tata Kelola AI yang Adil dan Inklusif
Wamenkominfo Apresiasi Kolaborasi Tingkatkan Kapasitas Talenta AI Aceh