IND | ENG
TaniHub Danai Mitra Petani Senilai Rp 86,8 Miliar

Ivan Arie Sustiawan, CEO dan Co-Founder TaniHub Group | Foto : Dok. Tanihub

TaniHub Danai Mitra Petani Senilai Rp 86,8 Miliar
Eman Sulaeman Diposting : Kamis, 19 Desember 2019 - 13:30 WIB

Jakarta,Cyberthreat.id-TaniHub Group, startup agritech yang mempunyai misi memberdayakan petani lokal, melalui platform TaniFund berhasil menyalurkan dana kepada mitra petani senilai Rp 86,8 miliar dalam waktu tiga tahun sejak didirikan pada 2016, hingga 2019. Dana tersebut digunakan untuk budidaya tanaman, dan pembiayan transaksi penjualan melalui platform TaniHub.

Sementara, nilai proyek pertanian yang telah rampung mencapai US $ 3,9 juta atau setara Rp 54,6 miliar. Sedangkan, pertumbuhan year-on-year Gross Merchandise Value (GMV)  mencapai lebih dari 200% pada 2019.

“TaniHub semakin percaya diri untuk menjadi sebuah platform e-commerce terkemuka untuk produk pertanian dan katalisator untuk masa depan pertanian,” kata Ivan Arie Sustiawan, CEO dan Co-Founder TaniHub Group melalui siaran pers, Kamis, (19 Desember 2019).

Adapun TaniHub Group saat ini, telah memiliki tiga unit usaha, yaitu TaniHub sebagai platform e-commerce hasil tani, TaniFund untuk pendanaan mitra petani, serta TaniSupply yang fokus kepada pengelolaan rantai pasok. TaniSupply merupakan anggota baru dari keluarga TaniHub Group yang baru diluncurkan pada semester dua tahun ini.

Menurut Ivan, TaniHub memiliki mimpi, suatu hari, para petani Indonesia dapat menikmati hasil yang adil untuk segala kerja keras mereka di ladang, sementara setiap rumah tangga serta usaha dan industri mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dapat menikmati produk pertanian lokal dengan harga terjangkau.

“Kami selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi semua stakeholders agar semua lapisan masyarakat mencintai hasil panen dari produsen lokal dan peduli pada pertanian Indonesia,” ujar Ivan.

Ivan menuturkan, ke depan, TaniHub berharap dapat menjangkau seluruh kota di Indonesia pada tahun 2022 karena potensi pasar yang masih sangat besar.

Berdasarkan data yang diperoleh TaniHub, Indonesia memiliki 5.700 produsen di industri pengolahan makanan (food processing industry) dan lebih dari 30.000 outlet modern retailer (supermarket, hypermarket, dan lain-lain).

Saat ini lebih dari 1.6 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan 200.000 outlet hotel, restoran dan catering (horeca) beroperasi di Indonesia. Sementara itu, literasi digital di Indonesia semakin membaik dengan adanya 160 juta lebih pengguna gawai.

“Sejak tiga tahun terakhir, upaya TaniHub untuk menciptakan dampak sosial telah membantu peningkatan produksi petani sebesar 30% dan pendapatan mereka secara umum sebesar 50%. Hingga kini, TaniHub telah bermitra dengan lebih dari 30.000 petani,” ungkap Ivan.

#tanihub   #startup   #agritech   #petani   #tanifund   #tanisupply   #pendanaan   #ecommerce

Share:




BACA JUGA
Startup Bukti Nyata Hilirisasi Digital
Catatan Wamen Nezar Patria dari Arena Kencan Pelaku Startup dengan Calon Investor di Bali
Wamenkominfo Nezar Patria Dukung Ekspansi Startup, Perkuat Kerja Sama Indonesia - Australia
Malware GuLoader Gunakan NSIS Executable Untuk Menargetkan e-Commerce
Glints, Plaform Penyedia Loker asal Singapura PHK Ratusan Karyawan