
Menkominfo Johnny G Plate | Foto : Cyberthreat.id/Eman Sulaeman
Menkominfo Johnny G Plate | Foto : Cyberthreat.id/Eman Sulaeman
Jakarta,Cyberthreat.id- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menargetkan peserta beasiswa yang terlibat dalam pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) sebanyak 60.000 peserta pada 2020.
Untuk itu, Kominfo menggandeng sebanyak 88 Perguruan Tinggi (PT) di seluruh Indonesia terlibat aktif sebagai mitra penyelenggara dalam program ini.
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, program pelatihan DTS bertujuan untuk menghasilkan Sumber Daya Manusia (SDM) di bidang digital untuk menyongsong era revolusi industri dan era digital yang sudah dimulai saat ini. SDM dinilai menjadi salah satu faktor penting untuk mendukung revolusi industri melalui pemanfaatan teknologi di Indonesia.
“Punya aturan yang betul, punya infrastruktur yang baik, punya penataan frekuensi yang bagus, tetapi, bila SDM tidak memadai, maka percuma. Oleh karena itu, kita harus memastikan pembangunan fisik dan aturan yang disiapkan ujungnya harus sampai kepada masyarakat. Agar kita bisa sampai kepada era digital,” kata Johnny di Jakarta, Selasa, (17 Desember 2019).
Menurut Johnny, menyitir laporan dari World Bank tahun 2016, menunjukkan saat ini Indonesia mengalami kekurangan tenaga kerja bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) sebesar 9 juta orang sepanjang tahun 2015-2030. Artinya, setiap tahun Indonesia harus menghasilkan rata-rata 600.000 orang talenta digital.
“Faktanya kita belum bisa memenuhi kuota tersebut. Berarti masih ada kekuranan SDM yang besar sekali. Oleh karena itu, kerjasama dengan semua ekosistem, semua stakeholder sangat penting, untuk bisa menghasilkan digital talent yang berkualitas untuk memenuhi kebutuhan kita sendiri di era digital saat ini,” ujar Johnny.
Johnny mengungkapkan, menyikapi hal tersebut, pihaknya tidak tinggal diam. Berbagai program pun digalakan untuk menghasilkan SDM digital yang memadai. Tahun ini, lanjut Johnny, Kominfo berhasil mendapatkan sekitar 26 ribu DTS yang mengikuti pelatihan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17.500 peserta yang mendapat sertifikat.
“Kalau tahun depan kita berencana menghasilkan digital talent 60 ribu, itu baru 10% dari kebutuhan tahunan kita. Oleh karena itu, saya mengajak semua ekosistem yang ada, global telco comapnies, lokal telco companies, untuk bahu membahu, PT juga untuk menghasilkan talenta digital. Kominfo berperan memberikan stimulus yang harus ditangkap oleh ekosistem. Karena kita tidak bisa bertahan hidup di era offline. Kita telah beranjak ke era online,” jelas Johnny.
Share: