IND | ENG
Data Gaji Karyawan Facebook Bocor

Ilustrasi : Faisal Hafis/Cyberthreat.id

Data Gaji Karyawan Facebook Bocor
Arif Rahman Diposting : Sabtu, 14 Desember 2019 - 14:57 WIB

Cyberthreat.id - Data penggajian (payroll) sekitar 29 ribu karyawan dan mantan karyawan Facebook dikabarkan bocor. Pelanggaran data ini merupakan bagian dari pencurian beberapa hard disk milik Facebook dari mobil karyawan yang terjadi beberapa bulan lalu.

Diantara data sensitif yang bocor mencakup nomor rekening bank dan empat digit terakhir dari nomor Jaminan Sosial. Lebih parahnya lagi, data yang ada di dalam hard disk tersebut tidak dienkripsi sebagaimana dituliskan Bloomberg pada Jumat (13 Desember 2019).

Juru bicara Facebook menyatakan pencurian hard disk tidak membocorkan apa pun tentang pengguna atau akun-akun Facebook. Ia mengatakan kepada The Hill bahwa perusahaan langsung bekerja dengan aparat penegak hukum ketika mengetahui terjadi pencurian hard disk di mobil seorang karyawan. 

"Terjadi pembobolan mobil baru-baru ini yang mencuri tas karyawan, di dalamnya berisi peralatan perusahaan dengan informasi gaji karyawan yang tersimpan di dalam hard disk," kata juru bicara Facebook dilansir The Hill, Sabtu (14 Desember 2019).

Juru bicara itu juga menekankan bahwa Facebook melihat 'tidak ada bukti pelecehan/penyalahgunaan' dan mengklasifikasikan pencurian itu sebagai 'kejahatan besar dan kejam'. Ia juga menyatakan pencurian hard disk itu tidak secara spesifik dimaksudkan untuk mencuri informasi karyawan.

"Karena kasus ini sangat diperhatikan, kami telah memberi tahu karyawan maupun mantan karyawan yang informasinya disimpan pada peralatan (hard disk) yang dicuri tersebut."

"Yang bocor adalah daftar gaji karyawan kami pada tahun 2018 dan perusahaan telah menawarkan layanan pemantauan dan pengecekan kredit (kalau ada potensi penyalahgunaan)."

"Pencurian ini hanya berdampak pada karyawan dan mantan karyawan Facebook saja serta tidak ada data pengguna Facebook yang terlibat," tegas jubir tersebut.

Menurut Bloomberg, pencurian itu terjadi pada 17 November. Pihak Facebook baru menyadari bahwa hard disk yang hilang tiga hari kemudian, dan mulai memberi tahu karyawan yang terkena dampak pada hari Jumat (13 Desember 2019).

Karyawan yang kehilangan seperangkat hard disk bekerja untuk divisi penggajian Facebook, dan ia memang tidak berwenang untuk mengambil/membawa hard disk keluar dari kantor. Bloomberg mengatakan Facebook telah mengambil "tindakan disipliner" sehubungan dengan kecerobohan karyawan ini.

#Facebook   #datapayroll   #datapribadi   #pencuriandata   #WhatsApp   #Instagram   #cybersecurity   #cyberthreat   #Fraud

Share:




BACA JUGA
Pemerintah Dorong Industri Pusat Data Indonesia Go Global
Politeknik Siber dan Sandi Negara Gandeng KOICA Selenggarakan Program Cyber Security Vocational Center
Google Penuhi Gugatan Privasi Rp77,6 Triliun Atas Pelacakan Pengguna dalam Icognito Mode
Hacker Pro Palestina Klaim Retas Data Puluhan Perusahaan Israel
Serahkan Anugerah KIP, Wapres Soroti Kebocoran Data dan Pemerataan Layanan