Jakarta, Cyberthreat.id – Halofina, startup teknologi finansial (fintech) asal Bandung, Jawa Barat, mendapatkan suntikan permodalan pre-series A dari Mandiri Capital Indonesia dan Finch Capital. Di dunia industri venture capital, pendanaan kategori pre-series A berkisar antara US$ 1 juta hingga US$ 5 juta.
Halofina adalah aplikasi perencana keuangan digital yang membantu pengguna dalam mengelola keuangan pribadi, strategi investasi, serta terhubung dengan berbagai produk investasi.
“Bagi kami, investasi melalui Halofina ini sangat strategis untuk memperkuat presence Mandiri Group di kalangan milenial serta di industri tekfin (fintech) secara global. Investasi ini juga menegaskan keinginan Mandiri Group untuk merangkul industri tekfin dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Tanah Air,” ujar CEO Mandiri Capital Indonesia, Eddi Danusaputro di Jakarta, Jumat (29 November 2019).
Berita Terkait:
Saat ini Mandiri Capital Indonesia telah melakukan penyertaan modal di 13 tekfin, antara lain Amartha, PrivyID, Moka, dan Investree. Tahun depan, Mandiri Capital berencana investasi untuk dua atau tiga startup.
Sekadar diketahui, Finch Capital, adalah perusahaan venture capital yang berfokus pada fintech dan memiliki riwayat investasi di pasar Eropa dan Asia Tenggara.
CEO dan Co-Founder Halofina Adjie Wicaksana mengatakan, pendanaan yang didapatkan Halofina akan digunakan untuk mengembangkan diri sehingga berpeluang meraih pendanaan tipe series A dalam waktu yang singkat pada pertengahan 2020.
Ia menargetkan jumlah pengguna bisa bertambah lebih dari 500.000 pengguna dalam setahun ke depan. “Saya berharap nanti Halofina juga dapat digunakan oleh perbankan, asuransi, dan manajemen investasi” ujar Adji dalam jumpa pers.
Sementara, Co-founder sekaligus Chairman Halofina, Eko Pratomo mengatakan, suntikan modal baru tersebut akan difokuskan untuk pengembangan produk, penguatan tim, dan memperluas kerjasama strategis.
“Pendanaan ini sebuah kepercayaan dan harapan untuk dapat bekerja dan berkontribusi lebih banyak bagi masyarakat” ujar Eko.
Keamanan data pengguna
Menyangkut keamanan data pengguna, Halofina telah menerapkan langkah-langkah proteksi yang harus dipenuhi pengguna sebelum memakai layanan. Saat pengguna melakukan registrasi dan memasukkan data-data yang diminta, Halofina akan menerapkan enkripsi data untuk menjaga keamanan data pengguna.
Tak hanya itu, Halofina juga rutin untuk melakukan audit internal untuk meningkatkan keamanan guna mencegah ancaman siber yang muncul. Halofina juga bekerja sama dengan salah satu perusahaan cybersecurity.
“Saat ini Halofina tengah mengusahakan untuk mendapatkan ISO 27001 dan juga izin dari Kementerian Kominfo,” ujar Adjie.
Redaktur: Andi Nugroho